Stories and Sh*t

Thursday, December 1, 2011

GALAU


Ini judul cerpen paling unik, galau. tulisan ini mungkin disebut cerpen atau artikel, tapi saya ngotot disebut cerpen aja karna saya mau cerita. begini ceritanya…
                Pada suatu hari, saya berangkat kuliah kekampus Universitas sriwijaya seperti biasanya. tapi, waktu ngelewatin suatu ruang kelas mata kuliah pengembangan kepribadian (MPK) jantung saya tiba-tiba berhenti. Nggak… ngga sampe mati kok. Cuma sesaat. Saya tentu kaget dan bertanya ada apa gerangan?
muka tegang.
                saya palingin muka kearah atas, Cuma ada cicak kawin. threesome lagi. Sayapun beranggapan tak ada apa-apa dan berlalu. Bukan Cuma itu, beberapa hal yang saya rasakan sesaat bersamaan dengan berhentinya denyut jantung saya adalah : nafas sesak, merinding, batuk, pilek, hidung tersumbat, dan kebelet pipis. Bisa dibayangin seberapa tersiksanya saya. untung masi ada duit buat beli permen, jadi bisa nahan kentut deh…
                Tidak berakhir sampai disitu, dalam kelas selanjutnya saya mengalami beberapa kali hal serupa. kecerdasan saya menuntun kepala dan mata ini untuk tidak lagi meliat keatas, tapi… kebawah!
please dehhh
                lagi-lagi saya gagal untuk mendapatkan penyabab dari sesuatu yang aneh ini. berasa sesuatu banget. hanya lantai, ya! hanya lantai. dengan penglihatan yang cukup bagus saya yakin hanya lantai. mungkin dengan beberapa debu dan bakteri. kagagalan demi kegagalan dalam menganalisis masalah mulai membuat saya takut. apakah ketajaman saya sudah berkurang?
mulai galau.
                mungkin hal ini dikarenakan terlalu seringnya saya mengonsumsi buku fiksi ilmiah, sehingga ketajaman berfikir saya mulai turun. kemudian saya mengunah haluan bacaan, yang kemungkinan besar akan mempertajam daya fikir saya lagi. buku fiksi non-ilmiah.
                setelah beberapa hari menunggu, saya akhirnya menemukan lagi situasi yang seprti kemarin. sama tapi nggak persis. seperti yang saya duga, kini saya sudah tajam lagi. ketika rasa itu muncul, saya langsung menemukan sumber perasaan tersebut.
                dia ada tepat didepan mata saya, duduk dikursi depan. seorag wanita dengan perawakan tubuh langsing yang proporsional. rapi dan sangat cantik. rambutnya panjang terikat dan bibirnya Alhamdulillah tidak sumbing. saya menatapnya penuh tanya dan keraguan, kemudian Ia membalas tatapan saya dengan kepastian serta senyum yang seperti bidadari.
kalau ada waktu, saya bakal pulang buat makai axe temen kos dulu.
                hampir pingsan saya dibuat tatapnya itu. namun saya tetap bisa mengontrol diri dengan tenang aman dan damai. walaupun kualitas ekonomi tak kunjung memadai. saya mulai mendekat dan mengungkpkan apa yang seharusnya saya ungkapkan. saya… saya… bener-bener kebelet pipis.
                sampai saat ini saya masih sering mikirin hal itu, juga cewek itu. apa benar ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama? apa dia ngerasain hal yang sama? saya bahkan tidak tau hal yang paling mendasar, namanya siapa ya?
galau abisss
                galau, galau, saya galau.. saya nggak bisa berenti mikirin hal itu, bagaimana bisa? bagaimana bisa ada cicak yang bisa kawin threesome.
tapi cerita ini belum selesai kawannn,  sekarang yang bisa saya fikirkan hanyalah beberapa kesimpulan. antara penyebab dan objek, serta apa yang harus saya lakukan selanjutnya.menjadi satu
                ya! kesimpulannya adalah spongebob lebih pintar dari Patrick dan saya galau karna sudah tidak tajam lagi. maka hal yang harus saya lakukan adalah lebih sering membaca buku fiksi non-ilmiah. agar  tajam dan terpercaya.
galau tingkat polisi tidur.
Saya GALAU


Share:

0 comments:

Post a Comment

at least, tell me your name to respond your coments, thanks.

Powered by Blogger.

Contributors