Stories and Sh*t

Friday, December 23, 2011

GALAU 2


*cerita ini nyata namun tak dapat dipercaya. Karena ditambah bayak bumbu biar kerasa, malah jadinya bumbu semua. Silahkan dinikmati tapi jangan terlalu dihayati nanti sakit hati... karna ini adalah cerita yang bikin GALAU.

GALAU 2. 


Disaat yang sulit seperti ini, saya bingung mau nulis apa. Antara uang dan asmara. Tapi yang tertera jelas dikepala saya sekarang hanyalah orang tua. Ibu. Kemarin tanggal 22 Desaember adalah hari Ibu, saya ngucapin kok. Walau ada adegan minta duit sesudahnya. -__-

Kuliah saya emang gratis, tapi biaya hidup di palembang ini besar. Uang beasiswa masih belum nutup semua kebutuhan , alhasil masih ngerepotin orang tua saya. Dan sialnya, walau saya tau kalau saat ini hal yang paling pantas difikirkan adalah Tuhan, orang tua, uang, dan tugas-tugas. Saya masih aja berkutat dengan masalah wanita. Memang bener ya, di dunia ini ada tiga hal yang dapat menghancurkan laki-laki. Tiga hal itu yang sering disebut para Uztadz pada saat ceramah jumat adalah... harta, tahta, wanita.  W-A-N-I-T-A.

Jujur saya belum menyukai siapapun selama masa kuliah dikampus. Walaupun ada beberapa wanita yang jadi objek gombal lelaki brengsek ini. Tidak... tidak sepenuhnya gombal, memang ada beberapa bagian atau sifat mereka yang saya sukai. Jadi saya tidak sepenuhnya membual ketika saya bilang “saya menyukai senyummu.” #eaaaaaa.

Untuk mengetahui sebuah perasaan itu benar-benar suka atau bukan adalah dengan perpisahan. Auch, dada saya tiba-tiba sesak. Kanapa? Hari ini adalah hari berakhirnya kelas MPK PKn. Tau MPK? Mau tau? Kasi tau nggak ya.....

Matakuliah Pengembangan Kepribadian. Itu kepanjangannya. Tapi kenapa saya merasa sesak? Nggak sesak beneran, jangan lebay deh... itu hanya kata konotatif saja. Intinya saya merasa ada yang kurang, apa itu? Saya memang mencoba memikirkan beberapa hal yang tidak masuk akal seperti kipas angin, atau sarang laba-laba yang ngangenin. Tapi please deh...

Semprot ubun-ubun... burrrrr

Terang saja ini masalah orang yang ada di kelas tersebut. Pria? Atau wanita? Come on... saya normal. Jadi ini masalah wanita. Ibu dosenkah? Please ya, saya lelaki normal yang berusia belum genap 18! Saya menyukai wanita yang seusia, sepantaran, tidak terpaut jauh dengan saya. Stop! Jangan nebak. Jangan sotoy. -__-

Yang pasti, wanita itu tak akan pernah membaca posting ini. Jadi saya takkan ragu dan malu bilang kalau saya nggak semangat tanpa dia. Make baju aja jadi maless.. tapi saya tetep kekampus kok.

*jangan mikir yang macem-macem deh...

GALAU saya. Jelas dong galau. Judulnya aja galau 2. Tapi kegalauan yang satu ini bener-bener berat. Bersumber dari kenyataan diri bahwa sekarang saya sedang ngepost tanpa uang. Orang tua saya juga sedang bekerja dengan keras disana, memungut titik demi titik rezeki, untuk saya! Tuhan saya juga sudah terlalu baik untuk terus memberi saya keberuntungan. Dia memang maha penyayang. Dan saya disini, memikirkan wanita. Girl. Oooooohhhhhhh nnnnoooooooooooooo! 

#inginkumakidirikusendiri.

galau aku galau....
Share:

0 comments:

Post a Comment

at least, tell me your name to respond your coments, thanks.

Powered by Blogger.

Contributors

Blog Archive