Stories and Sh*t

Monday, December 24, 2012

playboy!


Ehm.. mari kita mulai artikel ini dengan sebuah pertanyaan. Pernahkah kamu mengenal seorang teman playboy? Setelah satu peranyaan itu, tentu akan beruntun menuju pertanyaan-pertanyaan lainnya, seperti… pernahkah kamu memperhatikan mereka? Mengapa mereka mereka identik dengan wanita? Apakah mereka sekeren itu?
Sabar.. mari kita bahas satu persatu..
Kalau yang belum tau, biar saya jelaskan terlebih dahulu. Playboy itu, sejenis lelaki yang berperawakan tenang, cool, senyum manis, dan terlihat beda dengan teman-teman awam lainnya. Contoh?

Share:

Saturday, December 22, 2012

974 ~ dan awal segalanya


Saya berjalan menyisiri hamparan jalan yang terlihat begitu sepi. Rumput-rumput yamg dihembus angin juga selalu begitu, namun hingga kini entah mengapa perasaan melihat rumput yang bergoyang terasa sama. Misterius.
            Saya sendiri, tersenyum sendiri, tertawa sendiri, menangis sendiri. ya gitu setiap harinya menjalani kekosongan-kekosongan saya. Sedikit mengkopi kata-katanya bang alit (shitlicious), “bukan karna tak punya teman saya kesepian. Justru karna saya memiliki banyak teman, tapi tak ada yang mengerti.”
            Saya nggak akan bilang kalo saya memutuskan untuk berhenti sampai disini, mengubur seluruh perasaan saya. Namun begitu saya juga nggak bisa menampik kalau saya lelah, Sembilan ratus hari tentu waktu yang cukup lama untuk ukuran sebuah penantian. Ya, anggap saja saya menanti. Karna kenyataannya memang begitu.
            Nih, biar saya kasih tau apa yang saya bicarakan saat ini. Buat kalian yang selalu membaca blog ini tentunya sudah nggak asing. Hahaha, siapa lagi yang nggak putus-putus jadi pusat pembicaraan. Pop ice mangga.
            Jika kalian sudah baca road to 2013, kalian pasti sudah tau hal pertama yang saya inget tentang pop ice mangga ini. Nah.. sebenernya ada lebih banyak lagi, beberapa dari itu yang akan saya tuliskan disini.
            Saat itu…
Share:

Sunday, December 16, 2012

road to 2013

nggak terasa udah setaun, waktu berjalan amat cepat. perasaan baru kemaren saya nulis road to 2012, sekarang udah road to 2013 aja. hallo, saya saa masih tetap bocup. setahun ini terisi kegagalan dan kekosongan. cerita masih dipenuhi kisah sekitar pop ice mangga.

16-12-2012, saya berfikir apa yang akan saya tulis, belum ada kejadian menarik akhir-akhir ini. sejujurnya, saya memang sedang dalam keadaan yang tidak menarik setahun penuh ini.

ganti tahun harusnya ganti semangat, ganti masalah dan ganti cara menyelesaikannya. ganti mental, ganti jiwa, ganti semua menjadi sesuatu yang lebih baru dan lebih segar.. yah, dengan kata lain, lebih baik.

saya mengingat-ingat kejadian kejadian yang pernah saya alami. tentu saja, akhir tahun juga menjadi tempat untuk memutar balik waktu dan mengingat kejadian yang pernah terjadi. karena dalam beberapa waktu, massa yang baru akan datang!

waktu itu sore hari disaat saya beberapa tahun lebih muda.saya berjalan bersama seorang yang dua tahun lebih tua, laki-laki, seorang kakak, seorang teman. tepat dihadapan kami berjalan dua orang perempuan yang sedikit lebih muda, dengan wajah yang sama-sama cantik, satu putih, satu sawo matang. mereka mengenakan celana pendek.

teman saya ini, penilai yang kurang baik.. tapi kali ini dia benar, dia berkata sembari melirik salah satu gadis. "manis ya, tapi item". saya cuma senyum dan juga ikut memperhatikan. dia mengenakan celana yang terlalu pendek, sedikit tidak suka. kemudian dia menoleh.

saya sangat ingat saat dimana saya berkata dalam hati, "jangan! jangan perhatikan aku!'' tentu saja disusul dengan gerakan yang biasa dilakukan untuk menunjukkan 'saya tidak apa-apa, saya memiliki kegiatan sendiri, dan saya tidak memperhatikan kamu'. dengan kata lain.. menggaruk-garuk kepala.

sebutir kenangan menuju 2013 yang tidak akan kita ketahui. ingatan paling awal tentang dia, pop ice mangga.
Share:

Tuesday, December 4, 2012

Hidup.


mengkaji masalah yang kita hadapi adalah hal yang seharusnya kita lakukan, namun demikian pendapat itu tidak menampik bahwa mengkaji masalah sendiri itu tidakklah mudah.

kita sebagai manusia yang hidup, dan memiliki kehidupan pastilah memiliki masalah. jika tidak, maka kita termasuk pada golongan yang hanya tidak mati, tapi bukan hidup. memecehkan masalah adalah sebuah cara untuk terus hidup, menyerah pada masalah adalah cara untuk mencari kehidupan lain. kita semua, bermasalah.

beberapa dari kita selalu memiliki kepuasan karna berhasil memecahkan masalahnya, sebenarnya semua orang harus membiasakan diri untuk begitu. namun, kita tahu bahwa beberapa dari kita telah lari pada kehidupan baru, bukan? mengapa?

pertanyaan berikutnya adalah apa yang terjadi jika beberapa diantara kita selalu lari dan mencari kehidupan baru, masalah baru? apa ia mampu terus begitu? tentu saja tidak. semua orang juga tau beberapa dari kita memilih untuk mengakhiri hidupnya. menolak hidup baru.

''kata-kata terlupakan, orang-orang berubah, dan hidup terus berlanjut. atasi masalahmu, atau temukan seseorang untuk menghadapinya bersama, tapi jangan pernah mnyerah.''

kita hidup dan memiliki kehidupan, bersinggung atau bahkan memasuki kehidupan lain. kita tidak sendiri. semua kehidupan disekitarmu, sadarilah.. hadapilah, atau bertahanlah dengan bergantung pada hidup mereka ''sementara'' kau melalui masa-masa surammu.

jika kau mampu bertahan, ingatlah.. pada setiap pergantian posisi akan hidupmu, dan hidup orang-orang disekitarmu. manakala diantara mereka membutuhkan mu untuk bergantung melanjutkan nafasnya. namun hal pertama yang harus kau lakukan adalah bertahan. maka kau pun bisa mempertahankan nantinya.

mari hidup bersama-sama.
Share:

Wednesday, November 28, 2012

I3


Saya kembali terdiam disini. Memikirkan hal-hal yang telah terjadi, dan hal-hal yang mungkin akan terjadi kelak. Bohong jika saya mengatakan saat ini saya telah dewasa. Saya masih belum mengerti namyak hal. Namun saya belajar, dan saya terus mencoba mengerti akan apa yang sebenarnya membuat kita hidup seperti ini.

Masa-masa dimulai ketika ketika memulai rasa keingintahuan. Darisanalah terjadi kesalahan-kesalahan yang membawa kita pada hal benar yang seharusnya kita lakukan. Kesalahan yang kita lakukan seolah tak berarti, kau bahkan akan sulit mengingatnya. Begitu mudah kita mendapatkan maaf, saat itu.

Share:

Thursday, November 22, 2012

potongan nafas hari ini


hari-hari berjalan seperti biasanya. tak ada yang baru, tak ada yang spesial tak ada yang menggugah selera untuk dituliskan dan dibagikan disini. tapi entah mengapa, saya terus menulis. apa ini? apa yang terjadi?

 segenap hati ini dari ujung rambut sampai ujung kaki, saya memang lebih suka menjadi penulis. bahkan mungkin memang lebih baik saya menulis dari pada berhubungan dengan tanaman-tanaman hijau ini. dan saya sekarang (mungkin) terjebak disini. penuh polusi dan penyesalan yang mendalam.

 setiap hari yang saya pelajari disini sangatlah jauh dari perealisasian kisah-kisah yang setiap saat 'stuck in my head'. apa yang saya lakukan? terus membiasakan diri dengan mesin-mesin, dengan tumbuhan-tumbuhan dan sebaran wilayah. sementara di kepala ini berkecimpung pada kisah-kisah komedi, romantis, dan semua hal kecuali tentang apa yang saya lakukan saat ini.

oke. hari-hari yang menyebalkan terus berlanjut.
Share:

Tuesday, November 13, 2012

cerita sedih

Guys, I'm back! oke, dari mana harus saya mulai cerita menyedihkan ini.

tanpa disadari dan tanpa fikir panjang tangan saya terus mengetik. entah apa yang terjadi gerak reflek bisa berlangsung selama ini. namun saya memang tidak benar-benar berfikir untuk ini. semuanya kacau.

dengan gaya dan motif biasa, kamu nyari data base dia di sebuah akun instansi yang menyimpan informasinya. langkah selanjutnya kamu harus mencari akun internet yang dia miliki. seperti akun sosial facebook, atau twitter. namun walau sangat sulit dicari, kamu terus berusaha mendapatkannya. setelah dapat usahakan ia mengetahui akunmu eksis, ia menyadari bahwa kamu ada. lalu cobalah berinteraksi dengannya untuk berkenalan seperti, mempromosikan blog ini.

oke, tidak usah diperpanjang karna kamu tidak akan melakukan itu, jika setelah kamu menemukan akun sosialnya hatimu mendadak hancur karna sebuah kata ''in a relationship''. okesip.

itu cerita sedih hari ini.
Share:

Tuesday, October 30, 2012

sebuah kata lama

aku tak tau apa yang terjadi saat ini, namun aku benar-benar menjalaninya. Panggilan tanpa identitas, sms kosong, twit mencekam, dan bahkan emosi pada diri sendiri. apa yangterjadi?

aku mendapat beberapa persoalan dengan nama-nama yang sudah tak asing lagi. sebuah tanya muncul beriring hal-hal tak masuk akal yang kian terjadi. 

benarkah, cinta itu menua?
Share:

Wednesday, October 17, 2012

Bocup's quotes edisi 2

originally copied from @Bocup
-kenapa kita harus menjelaskan, Jika kita sudah saling mengerti. Kenapa kita harus meminta, Jika sebenarnya kita sudah berjalan bersama

-let me show you my brain, so you'll know that you stuck in my head.

-life is just a circle. Means that we will go back to the past. :p

-we can not forget any amazing thing without remember another one.

-I am not as good as u want, but believe me Im good enough to be ur own man.

-ketidak mampuan itu adalah sebuah batas, yg menandakan bahwa ada hal yg kita mampu.


Share:

Tuesday, October 9, 2012

Bocup's quotes



copied from twitter @Bocup

- tidak apa-apa menjadi sampah, asal bisa di-recycle.

- memiliki kekurangan bukan berarti buruk. itu menunjukkan bahwa kita manusia.

- do I have to text and call u every one minute to show that I miss you?
Share:

Monday, October 8, 2012

kita



mentari menyambut pagi kita, saat langkah ceria mengawali hari.
tak akan terbagi yang kita punya saat ini kecuali diri sendiri mengawali
mengingat kenang kita saat sepoi angin masih terasa sama

kita terikat tak mengikat
maka ingatlah manakala kita saling lupa nanti
saat kumarah bibirmu saat kucaci sikapmu

ataukah hal biasa kala kupinjam uangmu atau kuambil tisyumu
ingatlah...
karna kita pasti akan lupa
pasti...
Share:

Sunday, October 7, 2012

CARI PACAR edisi Irwinsyah


*Ini merupakan cerita fiktif dan rekayasa.


Kemarau masih berlangsung walau waktu terus berlalu. Dan tidak terasa sabtu malam pun datang lagi, tidak terasa? Tentu saja sangat terasa bagi kalian yang selalu kesepian tiap malamnya. Yah.. tiap malamnya. Kalian? Ya, tentu saja kalian.

Seperti malam-malam yang lain, malam inipun terasa membosankan buat saya. Yah, buat kita yang nggak punya pasangan tepatnya. Karena bosen ndengerin setiap perkataan temen-temen yang selalu terasa bagai ejekan, akhirnya saya putusin untuk mulai mencari pacar. Nah, karena merasa belum berpengalaman. Saya coba ngambil kursus singkat, sama beberapa temen saya.

Share:

Wednesday, October 3, 2012

surat seorang pencundang


Dear you who read.

Kita terduduk dan memikirkan hal-hal berkelumat orak-arik difikiran. Kita dan beberapa dari kita yang lain yang saat ini belum muncul mungkin telah membunuh beberapa kita yang lainnya lagi. Entah apa yang membuatku setakut ini. Seberapa banyak aku berbohong seharusnya sudah bisa menjadikan aku profesional. Namun ternyata tidak begitu.

Neraka digenggaman, saat daun mulai gugur menguningkan suasana dan keadaan alam, mungkin ini bukan kuning. Ini coklat. Benarkah coklat? Atau harus kutulis cokelat? Hal-hal semacam ini menjadi semakin tidak penting saat ini. Ketakutan menguat bersama mereka para pengecut, pemalu, kekhawatiran bahkan malas.
Share:

Saturday, September 29, 2012

dua jempol



bagaimana?
buram bukan..
seperti apa?
entahlah, yang pasti menyenangkan..

haruskah kita ucapkan satu sama lain
akan sebait rasa yang bahkan tak berwarna?
atau biar detak jatung yang saling bicara
ketika kita nikmati saat-saat itu
saat yang mana?

siapkan dua jempolmu
dan mari kita bersenang-senang..
Share:

Thursday, September 27, 2012

indeed ~ personal honesty

well, nona detektif.. tentu saja. tentu saja hal ini akan terjadi dan kita akan menyadarinya satu sama lain. kenapa? kenapa kau terlihat begitu dewasa dan memahami semua ini? tapi, benarkah kau memahami semua ini? aku akan menunggumu, tentu saja aku masih akan menunggu saat-saat terbatas yang kita miliki.

biar kita ulangi, apakah kau benar mengerti? karna kurasa kau belum memperhatikan. mungkin aku ingin mendampingimu atau mungkin juga tidak, karna kenyataan yang kita miliki saat ini hanyalah, aku menyukaimu. seperti yang aku katakan, maukah kau... dan aku belum melanjutkannya. see? aku masih menunggumu. percayalah... aku memahami apa itu isi imajinasimu. 

kau dengan dirimu dan aku dengan diriku, tapi kenyataanya tidak seperti itu. mungkin ada sedikit 'kita'. seberapa banyak kau mengalami ini dan seberapa banyak diriku seharusnya mampu menyadarkan kita betapa dini hal ini. dan betapa kita perlu membuatnya lebih lama lagi.

tentu saja, tentu saja aku tak berharap kau memahami ini sepenuhnya, namun begitu.. aku ingin kau tau, aku menunggumu untuk mengerti. seseorang yang akan membawamu dari kegelapan, yang memberimu harapan, meminjamkanmu mesin waktu atau pintu ajaib. dialah yang ada didekatmu, dialah yang setia padamu, yang mau berkorban untukmu. dan tentu saja, dialah yang mendampingimu.
Share:

another side ~ personal honesty

kurasa kau punya kekuatan yang membuat aku berfikir imajiner. Tak mampu dikatakan, hanya dapat dirasakan. tak mampu diungkapkan, hanya terjebak difikiranku. Aku lupa, pernahkah aku memberitahumu atau saat itu hanya ku ucapkan pada dinding kamarku atau pada cicak yang seperti ingin mendengar pula. 

Baiklah, akan kuberitahu. Aku takingin kau salah paham, aku mencari teman. Aku mencari seorang yang dapat mengarahkan dan menemani saat aku berada di terowongan kegelapan atau bahkan jembatan tanpa ujung atau lebih dari itu saat aku berada diruangan kosong dan terjebak didalamnya tanpa punya mesin waktu atau pintu ajaib seperti kartun jepang itu.

Aku tidak mencari pendamping yang, yang akan mengganggu konsentrasiku apalagi menyita banyak waktuku. Aku mengaku detektif, dan kau pelakunya... Kau dalam kasus, kasus memahami dan mengerti aku. karena ketika mengerti, kita akan tersadar bahwa kita punya perbedaan.tidak sama halnya ketika memahami, karna sadar atau tidak, kau atau aku akan berbesar hati ketika menemukan sesuatu yang tidak sesuai harapan.

hhahaha..
aku pun tak tau gaya magnet apa yang tersembunyi.
Share:

Wednesday, September 26, 2012

personal honesty


Aku mengenalmu. setidaknya aku rasa aku mengetahuimu dan memang sedikit tertarik, waktu itu. Aku memang melihat fotomu beberapa kali, dan memperhatikanmu saat kau bersamanya, lagi-lagi waktu itu.

Kini aku pergi dan memiliki hal-hal berbeda juga waktu yang 'mungkin' teramat sulit. Untukku. Entah ini waktu yang tepat atau bukan, tapi terkadang... Aku bersyukur dulu pernah 'memfollow' twittermu. Dan mendapat sedikit waktumu hari ini. Mungkin juga hari-hari berikutnya.

Saat kau berkata, 'tuliskan sesuatu untukku'. Ingin sekali kuungkap..  ''aku tak yakin, tapi aku selalu memikirkanmu lebih dari orang lain. apakah kau mau...
Share:

tertinggal matahari



menyusun hari
menempa diri pada ketiadaan
mengukur bakat
mengasah kepercayaan

aku dan semua kegagalan ini
pada ambang batas emosi
tak mampu lari tak bisa kembali
aku dan semua yang bernaung disini

tertinggal matahari
Share:

Saturday, September 22, 2012

D'cupuz


Bocup. Nama saya bocup, kamu tau? Bocup itu botak cupu. Yah.. tapi sekarang saya nggak botak lagi loh. Cupunya masih dikit sih. Namun, biar cupu-cupu gini saya juga memiliki sebuah gank! Namanya D’cupuz. Lagi-lagi mengandung unsur cupu. -___-

Keanggotaan dari gank ini juga sudah tidak jelas. Mau masuk silahkan.. keluar juga nggak perlu konfirmasi. Anggotanya tersebar ke penjuru negri dari Palembang sampe Jakarta. Beberapa diantara mereka sudah tidak cupu lagi. Inilah D’cupuz:

1.       Wahyu Ramadhan a.k.a Bocup

Saya, adalah cupu diantara cupu. Menjadi pemenang kejuaraan basket tingkat kabupaten sebagai playmaker ke 3 dan hampir tidak dimainkan di seluruh laga. Ahli dalam mendapat keberuntungan dan sepertinya keberuntungan itu akan segera habis.

Percintaan sungguh parah, galau seumur hidup. Cek cerita berjudul galau di blog ini.

2.       Harianto a.k.a Bul-bul

Gemuk. Tembus satu kuintal walaupun sudah rajin olahraga setiap hari (handsport). Dia teman yang cukup baik, tidak pelit (artikel ini juga ditulis di laptopnya). Cupu abis... nggak pernah berani nembak cewek, jadi belum pernah pacaran. Borosss.. selalu niat diet dan selalu mengingkari niatnya.

3.       Irwinsyah a.k.a arab mesum

Share:

sabtu malam


Sabtu malam?
Oh ya, ini sabtu malam dan selalu ada hal yang asik untuk dibahas.. dari mulai penyebutannya sampai kegiatan-kegiatan apa yang dilakukan didalamnya. Apa? Apa lagi alasan malem ini buat kalian yang bengong diteras nungguin ujan atau bikin makrab sama teman sejenis? Nonton bola? Ahh klasik.
Sebenarnya kenapa? Kenapa malam mi.. maaf. Kenapa sabtu malam menjadi alasan yang tepat untuk bahan ejekan para mblo mblo di jagad ini? Kenapa nggak malem lain kayak malem senin, selasa rabu? Kami sama menderitanya setiap malem kok. Ups..
Share:

Wednesday, September 19, 2012

luka dibalik masa


kita dan kisah ini
sadarkah kau ku masih berdiri disini
menanti makala kau datang lagi

aku berdiri dbalik masa
merasakan luka kala suka menggila
perih...
taukahkau perihh..

adakah,,.
sungguh benarkah kau terluka kala itu?
lalu mengapa kau terpaku seolah aku tercipta untuk santapanmu..
Share:

a fool of happiness

Beberapa hal yang saya fikirkan saat ini adalah gigi, gusi, dan usus. Dan apapun yang kalian semua fikirkan saat ini, percayalah.. kombinasi sakit gigi dan kebelet boker itu. MEMATIKAN!



Hay, nama saya bocup, dan seperti yang kalian semua tau bahwa saya sangat terkenal. Di blog ini. Yah.. saya pembuatnya.
2 tahun yang lalu saya duduk di trotoar jalan yang sepi sembari melihat pasangan muda-mudi bermesraan disekitar saya, sementara saya hanya sendiri. Yah sendiri. Saat itu saya berfikir, “betapa menyedihkannya aku”. 2 jam yang lalu saya berjalan dari kampus menuju kosan dan melewati terminal yang sepi pejalan kaki. Ada banyak pasangan muda-mudi lalu-lalang bermesraan diatas kendaraan mereka. Sejenak saya berfikir, “betapa menyedihkannya mereka”. Tentu saja, terutama sekali wanita itu yang memeluk kekasihnya ‘erat-erat’ dari belakang.
Waktu berlalu dan kita bertambah dewasa. Ada banyak definisi hidup yang dulu kita rasa ‘benar-benar saja’ mulai meragukan dan merubah pandangan kita tentang hal yang benar, dan hal yang tidak harus dilakukan. Tentang ketenangan atau kesenangan. Tentang rasa.. tentang warna.. tentang kenangan.. dan segala asa yang kini mulai menjelma untuk tak digapai.
Share:

Wednesday, September 12, 2012

ABC part 3 (limited)




Share:

SEBUAH KISAH SEDERHANA part 3

*ketika sebuah kisah dalam cerita dipertanyakan, maka ia akan berlanjut...





Aku benar-benar terkejut, dan gadis (sepertinya masih gadis) itu mulai memejamkan matanya ketika kudekatkan tangan ini ke wajahnya. Aku menyentuh sedikit pipinya dengan jari telunjukku, dan ternyata dia adalah manusia. Hufff.... kupandang ia yang masih terpejam dengan ekspresi takut, aku juga memandangnya dengan ekspresi yang tak kalah aneh antara bengong dan lega.

Karna bingung apa yang harus kulakukan ataupun kukatakan, aku terdiam dan memandangnya terus, mulutku seakan bisu. Siapa gadis ini, pencurikah? Lalu tiba-tiba ia mundur dan menutup pintu kamar mandi lagi, masih belum hilang rasa penasaranku dan ia memulai hal konyol lainnya dengan bertanya menggunakan nada yang sedikit keras, “siapa kau? Apa kau pencuri? Apa yang kau lakukan disini?”.

“wanita gila! Apa kau gila? Seharusnya aku yang bertanya apa yang kau lakukan disini? Ini rumahku!”

“benarkah?” Ia memunculkan kepalanya yang mungil.

Langsung kumasukkan lagi kepalanya dengan kelima jari dan telapak tanganku. Gila, wanita ini bisa membuatku jatuh cinta. Matanya begitu berbinar, dan hidungnya yang tak terlalu mancung itu seperti memaksaku untuk selalu mengingat itu. Bibirnya mungil dan berwarna merah muda alami, tanpa listik. Alisnya tak terlalu tipis dan terlihat serasi dengan matanya. Rambutnya hitam panjang sebahu, dan kulitnya putih.

Lama aku menahan degupan jantungku yang hampir meledak, kemudian ia bersuara lagi dari kamar mandi. “kalau ini rumahmu kenapa tak tau aku? Lalu kenapa masuk diam-diam? Tapi dilihat dari penampilanmu, sepertinya kau juga bukan pencuri. Jadi kau ini siapa?”

“apa yang kau bicarakan, aku tak mengerti! Tentu saja aku tak tau kau ini siapa? Apa yang kau lakukan dirumahku? Dan dengar, jangan coba-coba berisik. Karna aku sedang minggat dari rumah dan aku tak mau ada orang yang tau aku disini, bersama wanita pula! Sekarang katakan kau ini siapa? Bagaimana kau bisa masuk?” kataku dengan sedikit tidak lancar.

“katanya ini rumahmu, lalu kau minggat dari rumah siapa?”

“ayolah, tidakkah penampilanku terlihat seperti orang yang kaya dimatamu? Apa kau tak berfikir bahwa mungkin saja aku memiliki lebih dari satu rumah... pokoknya jangan banyak tanya dan katakan kau ini siapa dan bagaimana bisa masuk?”

“kami menunggumu sejak pagi, karna sampai siang kau belum juga datang, jadi kami masuk secara paksa lewat pintu belakang. Namamu Roi bukan?” katanya sambil mengetuk-ngetukan jarinya di pintu kamar mandi.

“Roi? Bukan! Namaku....” Roi? Oh tidak!

Benarkah ini. Apakah kejadian malam itu bukan mimpi? Cepat aku mengambil tas besarku dan membuka isinya. Kuambil laptop dan kunyalakan. Tak lupa kupasang modem dan langsung membuka surel memastikan pesan-pesan di dalamnya. benar dugaanku ternyata sudah log in, dan bukan log in ke alamat surel yang biasanya. Roi Maranjas? Tidaaaaaaaakkkkk!

“kenapa?” kata gadis itu sambil keluar dari kamar mandi dan masih mengenakan handuk yang tadi.

“apa yang kau lakukan? Kenapa masih menggunakan handuk?” kataku sedikit sinis.

“bukankah kau membeliku untuk ini” dia mendekat dan hampir saja... hampir saja Ia membuka kaitan handuknya.

“hei...hei..hei... apa yang kau lakukan! Pakai baju sana!” kataku galak.

Ia mengembungkan pipinya dan membawa bajunya yang tergantung disampingku, lalu masuk kekamar mandi lagi. Tak berapa lama Ia kembali keluar dengan muka polosnya dan berkata, “baju ini sudah kotor, aku memakainya dari kemarin.”

Aku masih memandangnya dengan tatapan galak, lalu melemparkan sepasang baju dan celanaku.yang aku bawa didalam tas. “pakai ini dulu, besok aku belikan baju.” Kataku.

Kacau, benar-benar kacau fikiranku saat ini. Entah apa yang telah kulakukan tapi ini benar-benar terjadi. Aku mencoba tenang dan mulai mengatur nafas. Kupandangi sekeliling rumah ini yang mulai dipenuhi sarang laba-laba, dan pandanganku berhenti pada seorang gadis yang keluar dari kamar mandi dengan pakaian kebesaran. Dia tetap cantik.

“dimana aku mencucinya?” sambil mengangkat pakaianya yang kotor. Alisnya naik dan matanya terlihat lebih lebar, bibirnya mulai tersenyum.

“itu mesin cuci!” sambil mulutku mancung menunjuk mesin cuci yang ada dipojok.

Dia berjalan kearah mesin cuci dengan langkah agak cepat dan kembali lagi dengan langkah lunglai. Ia kemudian berdiri menunduk dihadapanku yang sedang duduk. Dengan masih menenteng pakaian kotornya, ia berkata sangat pelan diiringi mimik malu-malu. “aku tidak bisa pakai mesin cuci.” Katanya.

Aku berdiri dengan tampang songong dan menunduk menghadapnya. “hhahahaha.” Kataku tepat  dihadapannya. Lalu kutarik pakaianya itu dan, aku cuci.

***

Aku terbangun karna pipiku yang terasa dicolek-colek, ternyata wanita ini. Ia duduk didepanku sambil memamerkan senyum manisnya. Tangannya masih mencolek-colek tanganku sambil menunjuk arah meja. Terdapat 2 mangkuk mie instan disana.

Kami duduk berdua di meja makan sambil memakan mie instan, aku masih suka memandanginya dengan tatapan galak. Terus seperti itu sampai kami selesai makan dan memulai pembicaraan.

“em... jadi, kapan kita akan melakukannya?” katanya dengan begitu polos..

“melakukan apa!” Kataku sedikit membentak “jangan berfikir yang macam-macam!”
Tampangnya jadi seperti orang yang pusing memikirkan sesuatu “lalu, kapan kau memberiku uang?”

“heii.. aku sudah bayar! Dengar ya, aku sudah mengeluarkan uang ENAM JUTA RUPIAH untuk membe… maksudku membayar jasamu. Jadi jangan kau coba-coba berani menguras kantongku lagi.”

“kau memesanku sebagai orang yang bebas. Dengar, kalau kau tak mau membayarku lagi seharusnya kau memesan pekerja yang terikat dengan mereka. Bukannya mereka sudah memberikanmu pilihan?”

“oooo, jadi kau memaksa? Kalau aku tidak mau, kau mau apa?” kataku bertambah marah.

“jangan begitu...” ia tampaknya mulai ketakutan. Raut wajahnya benar-benar berubah.

“kau...!” kataku sambil mengarahkan telunjuk kewajahnya. “kau.. lihat dirimu! Seharusnya kau malu! Apa yang telah kau lakukan hah? Seperti orang polos yang menyerahkan tubuhnya hanya demi uang! Apa? Apa yang akan dikatakan Ibumu jika ia tau mempunyai anak sepertimu!” mataku melotot merah menyala dengan taring keluar den telunjuk yang tepat mengarah ketengah kedua matanya.

Ia menundukkan kepalanya kearah meja, menutupi mulut dan hidungnya dengan tangan sementara matanya mulai berkaca-kaca. Isak mulai keluar dari mulutnya walau sangat pelan karna ditutupi  tangannya.

“menangis! On come on.... jangan menangis!” kataku semakin membentak dan membuat isaknya makin keras saja. Nafasnya tersendat-sendat. “oke! Menangislah sesuka hatimu!” aku keluar rumah dan mulai meninggalkannya.

Bersambung…

Share:

Friday, September 7, 2012

Jalan Searah


Buat yang pernah sekolah pasti ngerasain ini. ehm, jalan searah itu maksudnya adalah ketika berjalan dengan tujuan yang melewati arah yang sama. dengan kata lain, sejalur. atau pada jalur yang sama, atau pada alur yang sama, atau pada.... ah sudahlah..

waktu saya SD, saya pernah suka sama seorang cewek, SMP juga sama. dan kamu tau? jalan searah itu sangat membantu. setiap pulang lebih awal saya akan menunggu, setiap pulang terlalu siang saya kan berlari. apa yang saya lakukan? tentu saja hanya untuk berpapasan dengan orang yang kita sukai dengan lagak sok cool. 

jalan searah memang sangat membantu bagi insan yang sedang jatuh cinta. kita dapat berjalan bersama sembari menikmati percakapan hati yang sangat mendebarkan, yaitu saling diam satu sama lain. dengan sedikit lirikan mata tentunya. yah.. sebelum lelaki lain datang dengan sepeda motor dan membawanya pergi. menyisakan debu, asap, dan luka. itu... saingan searah.

hal-hal dapat lebih menyenangkan jika kamu tau apa yang harus kamu lakukan pada saat ini terjadi denganmu dan orang yang kamu sukai..

1. pastikan kalian memang searah.. AWAS.. cinta itu buta, terkadang kita lupa bahwa orang yang kita
Share:

Serigala mengaum naga














Serigala mengaum naga..
Berjalan atas kematian dusta,
kita.. dan semua bualan yang telah tercuap dari bibir nista

kita

Serigala mengaku singa
langkah demi langkah
menyapa mentari setiap hari
berpeluh dingin berkeluh kesah
demi cakap puji dari mereka yang kurang berarti

adakah kita saat ini
masih mencari arti?
Share:

sentilan pagi pop ice mangga

Tidak ada yang lebih menyakitkan dari sebuah kegagalan. Hal yang mungkin pernah dirasakan semua orang. Entah kita sadari atau tidak, kita akui atau tidak, kegagalan adalah hal yang sangat menyakitkan. kita mulai akan berfikir apa gunanya kita hidup dan bertanya-tanya, apa yang kita inginkan, apa yang kita lakukuan apa yang kita fikirkan. Ini gila! namun dari semua kesakitan itu, gagal diantara orang-orang yang berhasil adalah yang tersakit dari semuanya. semuanya...

apapun yang kita rasakan adalah apa yang kita fikirkan. Beberapa orang masih mampu mengambil sebuah kekuatan didalamnya. yah... kau tau, terkadang kita harus sedikit turun untuk mencapai lompatan yang lebih tinggi. pagi ini, saya berfikir akan melompat.

bagaikan akhir dan dari sebuah cerita, inilah saya saat ini. mencoba kembali merajut kisah yang baru dimana, dengan masih menyisipkan pop ice mangga didalamnya. hey.. pop ice mangga. bukannya keras kepala, hanya saja saya tidak mungkin menyerah sebelum dia mengalahkan saya untuk membuang dirinya dari alur cerita. pop ice mangga.
Share:

Monday, July 30, 2012

the 29 days lost




Seperti yang sudah saya perkirakan, bekerja itu ya seperti ini. Capek, takut sama bos, harus nyuri waktu buat nulis ginian juga. Tapi asik, nggak ada tugas, dan di gaji :D . Sudah hampir seminggu, ya.. Hampir seminggu ini tanpa jaringan telpon. Nggak bisa telfon, sms, atau main twitter. Hidup di tengah hutan dimana kemunculan datuk (harimau) masih dianggap biasa. Di dalam hati saya hanya berdo'a setiap harinya, semoga bidik misi saya nggak di cabut. Dan semoga saya masih bisa menikmati pop ice mangga dengan tenang saat kuliah nanti.

Ketika kita sudah berada di dunia kerja, umur bukanlah hal yang menentukan panggilan seseorang, melainkan pangkat. Mau dia semuda apapun, kalo boss ya dipanggil ''pak''. Dan tingkat penghargaan terhadap orang yang berbicara juga sama.

Hari ke 7, total uang yang sudah saya hasilkan adalah.. Rp. 385.000,-

pagi, siang, sore, malam, pagi lagi.. Dan seperti itulah setiap harinya hingga saat ini. Hari ke delapan, masih ada banyak lobang yang harus digali, masih banyak uang yang harus dicari.

Pekerjaan yang keras terkadang membuat kita sadar, akan apa yang kita lakukan selama ini. Kesalahan-kesalahan yang tidak seharusnya kita lakukan. Apalagi untuk orang yang suka menghamburkan uang seperti saya. Membeli hal-hal yang tidak penting seperti baju mahal, ice cream, coklat, hadphone, pop ice mangga. Oh maaf, pop ice mangga tidak termasuk. Pop ice mangga itu hal yang penting.

Share:

Monday, July 2, 2012

a morning, a memory

Halo, pagi ini saya terbangun. sama seperti pagi-pagi lainnya yang mencekam jiwa, seolah saya takkan memiliki kesempatan meminum pop ice mangga lagi pagi ini. walau saya masih memiliki kopi mocca instan, tapi pop ice mangga masih tampak lebih menggiurkan. kenapa? oke, ini cerita pop ice mangga.

ada beberapa orang yang terbangun di pagi hari lalu melakukan rutinitas dan menjalani hari baik sesuai rencana. ada beberapa orang yang terbangun di pagi hari lalu melakukan rutinitas dan menjalani harinya yang selalu buruk. beberapa lainnya terbangun dipagi hari lalu termenung. dengan otak yang masih dikepala namun fikirang yang masih tertinggal di masa lalu. inilah orang-orang yang belum, move-on.

sebuah pagi harusnya menjadi awal sebuah cerita. a morning, a story. namun tidak halnya dengan mereka yang fikirannya
Share:

Tuesday, June 26, 2012

GALAU continues

<----- Ini foto bocup. dia ini, selain galau juga kacau

beberapa hal yang membuat dia makin nggak banget adalah, tampang  yang pas-pasan, style yang agak alay, juga gaya poto yang bener bener alay.

males setengah mati, otaknya hampir tumpul gara-gara nggak pernah kepake. tiap hari kerjaannya cuma menghayal didunia game. atau kelayapan di twitter. parah abisss. hal yang lebih parah lagi? orang ini adalah, me! S-A-Y-A.


Share:

Wednesday, June 20, 2012

ABC part 2 (carnival)


Share:

Tuesday, June 19, 2012

tidakkah saya bahagia saat ini?

Kamu pernah tidur siang? Kalo tidur malam? Tidur di kasur? Tidur di lantai? Tidur ama lawan jenis? ehm, udah melenceng kayaknya. Ini bukanlah hal yang dialami semua eorang, namun saya yakin bukan saya satu-satunya orang yang mengalaminya.

Setiap malam saya tidur, dan bangun pagi dalam kondisi yang segar. entah itu sendiri, atau dalam keadaan yang masih ramai. namun beda halnya ketika saya tidur siang, terlebih lagi dalam kondisi yang sepi. ada sekelebat bayangan masa lalu yang singgah dalam fikiran. hal ini sejeis kesedihan, kesepian, dan kebingungan.

ini terjadi begitu saja dan akan menghilang dengan cepat. namun, ini cukup membuat saya bertanya-tanya apa yang terjadi. tidakkah saya bahagia saat ini? inikah yang disebut kebahagiaan palsu? inikah yang dinamakan semu? 

mungkin, definisi senang dan bahagia sejatinya memang berbeda.
Share:

Sunday, June 17, 2012

Artikel kosong Yang Hina

Saat sepi merudung diri, teringat akan semua janji yang tak mampu kutepati. Bukan... bukan aku, tapi kita. Walau hingga berhenti denyut nadi ini, kutau kau takkan kembali. Dan aku disini menanti dalam sepi. Rasakan kematian gerogoti diri. Kutau nyaliku ciut. Kutau tak pantas ku saat ini bahkan hanya untuk bermimpi memilikimu. Namun dahagaku akan senyum manismu selalu membuatku terpaku, dan mampu beri seribu alasan... 'Mengapa aku harus menunggu'. Kini semua memang terlihat palsu. Kau pergi dan kita tak bersatu, namun selalu ada harapan bagi mereka yang bernaung dalam kesabaran. Apakah aku bodoh? Tidakkah ini hanya sebuah rasa dalam jenaka remaja yang belum kenal dunia? Lalu kenapa ini bertahan begitu lama? Kita dan semua yang kita inginkan adalah kita dengan semua yang kita fikirkan. Maka kucoba tuk menepi dan biarkan aotakku memikirkan hal-hal lain. Kau tau? Aku semakin hancur. Dan jika kau tanya mengapa Aku berdiri terdiam tanpa melakukan apapun, itu karna semangat dalam diriku tlah lama menguap bersama angan yang selalu hilang. Itu karena Aku yang bukan aku mencoba untuk menjadi hal lain yang tetap bukan aku. Akankah sekedar kau lirik aku disini.

jangan terlalu difikirkan ini hanya artikel kosong. yang hina.
Share:

Monday, June 11, 2012

Sistem Perkuliahan

Sedikit miris, kalo kamu dapet nilai kecil sementara yang lain nggak. Itulah yang mendasari saya menulis artikel ini. mungkin bukan artikel, mungkin.... ini hanya beberapa keluhan yang dirangkai dengan kata-kata beradab. Saya adalah Bocup. B-o-c-u-p. Saya termasuk kedalam golongan mahasiswa yang mendapat IP rendah. Sangat rendah. Pertanyaannya, kenapa itu bisa terjadi?

Hal ini terjadi karena saya adalah mahasiswa yang malas. tapi dalam kasus ini, ada sangat amat banyak mahasiswa yang malas seperti saya. Malas yang saya maksudkan masih dalam kategori standar. Namun kendati demikian, perolehan nilai mahasiswa yang berbasis IP pada kebanyakan siswa malas di tingkat standar ini elatif berbeda. Bahkan ada yang ekstrim menuai jarak angka yang terlampau jauh. Mengapa demikian?

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut diatas, studi kasus dilapangan menunjukkan bahwa:
Share:

ABC part 1




Share:

Sunday, June 10, 2012

Dari Sebuah Rasa

kita adalah sebuah rasa yang terlupa
awal dari gejolak masa muda
sulit kutepis namun indah adanya
saat waktu masih berjalan begitu saja

kini telah berlalu
semua kisah mendewasakan rasa kita
kita dan semua yang miliki dihati

adakah nyata kisah itu
yang terasa sampai kepalung
saat itu

apakah hanya sebuah hujan lewat
yang terasa deras dan mengguyur
lalu hilang?

hilang..
Share:

Monday, June 4, 2012

no tittle lah

malem ini saya lagi nginep di rumah kost temen di Palembang. banyak hal-hal seru yang saya alami hari ini. dan lebih banyak lagi yang nggak seru.

hidup itu ya kek gini. kadang dibawah, kadang dibawah banget, kadang didasar paling bawah. mampus dah. dari nggak punya duit sampe nggak punya malu udah saya alamin. dari malu sampai malu-maluin. semua tercampur dalam aroma pop ice mangga.

hari ini adalah hari paling perfect dalam hidup saya. kalau saja seumur hidup saya hanya hidup pada hari ini. sayangnya masih banyak hari-hari lain. dan itu membuat hari ini sama seperti hari-hari lain, yang juga sama seperti hari-hari lainnya lagi, dan seterusnya, dan seterusnya.

ya. terkadang kita harus bisa menerima kalau hidup itu, terkadang begini-begini saja. kita terus mengatakan uang bukan segalanya walau setiap hari kita terus mengharapkannya. dan hal ini yang terjadi pada saya, sekarang. dan kemarin. dan kemarinnya lagi. dan kemarinnya lagi.
Share:

Monday, April 16, 2012

dalam malam

pagi ini, betapa aku menyadari banyak hal. dan betapa bodoh aku untuk melupakannya lagi diesok hari. namun tetap kulakukan. ada hal-hal yang tetap dilakukan orang tanpa alasan. karna dalam sebuah perjalanan pastilah terdapat sebuah titik hitam dimana semua akan samar karenaya. dan saat itulah kita hanya harus terus berjalan tanpa berfikir atau bertanya atau mencari tau. percayalah, maka kebenaran akan datang padamu. ingatlah ini, sebelum kau tersesat dan aku hanya mampu  menyingkir.
Share:

Sunday, April 15, 2012

dalam sebuah rumah

menuju ruang dimana hanya kau saja
menuju tempat dimana untukmu saja
menuju kata dimana namamu saja

hanya kau yang berhak atas saja
yang berbeda dalam rumah cinta
yang kutau obati luka dengan kata sederhana
yang menepis rindu dengan senyum manja

kau adalah waktu dimana hanya ada kebahagiaan padanya
kaulah takdir yang datang delam kasih sayang
membawaku hanyut tanpa kata

kau renggut aku dengan indah
dalam sebuah rumah cinta
Share:

Thursday, April 12, 2012

a voice of failure

kuliah itu susahh. bukan kepintaran atau daya mengerti yang dibutuhkan, tapi kerja keras. itu benar-benar bukan saya. nilai ancur dengan segala sesuatu yang mulai memburuk. setiap saat selalu kepikiran gimana jadinya kalau beasiswa saya dicabut? dan itu membuat sesak. banget.

terkadang saya berfikir untuk menyudahi semua ini, berhenti menghisap keringat orang tua dan mulai mengisi hari-hari mereka dengan ketenangan. tapi bagaimana? jika saat ini saya dapat bekerja dalam suasana yang pantas, saya akan lakukan.

sekarang waktu terus berjalan, namun tidak dengan otak ini. yang terjadi biarlah terjadi. sorry for all...
Share:

Friday, March 2, 2012

Terimakasih Tuhan

Sa'at mentari mulai lagi... Menyapa hari baruku... Yg terasa kekosongan... Dan aku kmbali brfikir... Dan mengadu padaNya...

Aku bilang...
Awanku tk lagi bergerak...
Mereka tak lagi menguntai barisan indah dalam nada usang...
Mentariku benar brsinar... Tapi tk menerangi jalanku...
Aku kembali buta dalam kecemasan...
Bintangku redup menyamarkan malam indahku... Tatkala gundah datang menitipkan keraguan...
Mataku... Bibirku... Rautku... Geraku... Terasa palsu...

Lalu aku berterimakasih dan memohon sedikit pngampunan...
Dalam redupnya malamku kau buat aku bersinar...
Dalam gelapnya jalanku kau buat aku mencari...
Ketika awanku hilang kau buat aku bercermin... Dan mnguntainya kembali dgn lbih hati2...
Terimakasih atas pngampunan yg Kau terjemahkan dgn nama lain...

Thanks thanks thanks For Everything... Allah gave me the best lesson...

di copy dari note fb: Wahyu Ramadhan
Share:

Saturday, February 18, 2012

menulis sebuah kebahagiaan



seperti hari biasa saya kembali lagi ke gedung ini. kali ini bukan untuk kuliah atau belajar apapun, hanya menemui seseorang. ya... sese'orang'. orang ini menarik dan sudah sering saya masukan kedalam cerita-cerita sebelumnya. manis dan enak dilihat. mungkin dia selalu merawat kulit dengan mandi susu, coklat atau kuah kari ayam.

seperti dugaan saya, layaknya sebuah hembusan kentut saya bagai melayang-layang ketika saya melihat gadis ini. ia tersenyum dan menyodorkan tangannya sambil menanyakan kabar. ya ampun, saya fikir pasti ada hujan saat dia lahir. kenapa? karena surga menangis setelah kehilanga satu bidadarinya.percakapanpun dimulai. jrengjrengjreng...

"aku rasa kamu bukan manusia deh.." kata saya..
"kok bisa?" tanyanya heran.
"iya, karena dimata aku kamu itu kayak bidadari yang jatuh dari langit"
"ah kamu bisa aja.." katanya malu-malu.
"iya aku emang bisa, tapi.." kata saya dengan nada menurun.
"tapi kenapa?" tanyanya lagi.
"tapi aku nggak akan bisa apa-apa tanpa kamu." dengan senyum lebar..
"haha.. gombal ah" katanya sambil mencubit lengan saya.assssiiikkkk..
"hmm.. emang ya, dimata orang yang kita sukai, terkadang kejujuran itu disebut gombal." saya mulai menatap jerawatnya. eh.. maksud saya menatap matanya.
dia agak terdiam sebelum melanjutkan. "apa kamu bener-bener suka sama aku?" katanya.
"tidak, ini adalah sebuah kesalahan. tapi aku menyukai kesalahan ini." saya mulai ngupil, eh salah lagi, maksudnya saya mulai memegang jemarinya.
"apa yang kamu suka dari aku?" katanya lagi.
"senyummu, maka berikan senyummu itu untukku." kata saya lagi.
"mana bisa begitu." dia menjawab sambil jidatnya mengkerut.
"kalau begitu berikan semuanya. karna pada akhirnya aku ingin memilikimu seutuhnya.aku mencintaumi" saya berbicara dengan mantap!

semuanya hening diiringi musik piano yang entah dari mana datangnya. saya belum bisa menebak apa yang akan dia katakan tapi dia mulai tersenyum. dan tiba-tiba jatuhlah bunga-bunga dari langit. inikah rasanya jatuh cinta? namun bunga-bunga terus berjatuhan dan menyebabkan saya curiga.jangan-jangan mimpi lagi nih.. ahh entahlah. semua ini memang sulit ditebak.saya nikmati saja.

terlepas dari mimpi ataupun kenyataan, rasa bahagia yang saya rasakan adalah benar, dan saya masih merasakannya hingga sekarang. apapun itu yang terungkap biarlah terungkap. saya tuliskan hati yang bahagia ini dalam sebuah cerita. saya, menulis sebuah kebahagiaan.
Share:

Friday, February 17, 2012

move on

apakah move on itu? kenapa kita harus move on? jawaban terbaik dari yahoo answer adalah : "MOVE ON itu maksudnya kamu (hidup kamu) ga boleh berhenti di saat kamu putus sama cowo/cewe kamu, hidup kamu harus terus berlanjut, kalau memang jodoh dengan mantan kamu, di saat yang akan datang akan kembali dengan dia, tapi kalau memang tidak berjodoh, dengan terus menjalani hidup, kamu bisa bertemu dengan laki-laki/perempuan lain. Karena hidup itu harus selalu MOVE ON (bergerak maju)."

menurut saya sih sama kaya survive dan semacamnya, gunanya tentu saja untuk mensyukuri hidup yang telah diberikan Allah kepada kita. karna sebenarnya hidup ini hanya untuk Allah, jadi sangat tidak etis jika kita menyia-nyiakannya hanya karena terjebak pada perasaan dari sebuah kisah yang telah berlalu.

jika dimasukkan dalam kategori sikap (action), kebalikan dari sikap dan perilaku move on adalah rasa galau. namun galau masih simpang siur dengan persepsi yang berbeda-beda. lawan kata dari galau sendiri sebenarnya adalah "elleh", yaitu sikap meremehkan sesuatu, megajak untuk tidak memikirkannya.

seperti halnya memakan sesuatu, jika kita terlalu kenyang maka kita akan merasa enek dan tidak lagi menyukai makanan itu. terkadang cinta juga begitu, dan untuk memulihkan rasa suka pada makanan tersebut kita butuh waktu. ya, kita butuh waktu. 

ketika kita telah terlalu banyak menelan kisah-kisah yang dulu kita gemari, dan kita terjerumus dalam hal yang seharusnya belum kita sebrangi. kita butuh waktu untuk kembali pulih. bukan hanya waktu, tapi semangat dan motivasi yang berlapis untuh membuat kita percaya bahwa makanan itu tak selamanya memuakkan. untuk membuat kita percaya bahwa ada kisah lain yang menunggu untuk kita lakoni. dan pada akhirnya kita harus move on. cepat atau lambat akan kita sadari itu adalah jalan terbaik.

salam move on!
Share:

saya hari ini

sorry kalo tulisan atau ceritanya ada yang nggak saya selesaikan, makes banget. sumpah! yang diliat dari seorang mahasiswa itu adalah IPK. dan disini rasa males saya berpengaruh sangat besar. nanggung beban sebagai mahasiswa yang memiliki IP kecil bukanlah hal yang mudah coy.. percaya sama saya, yang berpengalaman.

tapi kalo dipikir-pikir waktu saya emang masih panjang dan segala sesuatu belum terlambat untuk diperbaiki. disini sekarang saya yang sambil bengong harus milih antara melepas rasa malas atau dapet IPK kecil. pilihan yang berat. jangan dikira melepas rasa malas itu mudah men, karna hidup tanpa bermalas-malasan itu serasa nggak hidup. beneran.

tapi apa boleh buat, saya ini anak yang kurang mampu. kalo saya milih males-malesan jadi apa saya nanti? ada sih.. pengamen atau artis. saya kan ganteng dan keren. please jangan sewot! jadi mulai hari ini saya mulai ngerjain tugas dan membuka kembali buku catatan hasil kuliah tadi dirumah. aneh kan? ayo dong semangatin saya. susah tau! fiiiiiggghhhttting bocupppp!!!!! eaaaaaaaaaaa.....
Share:

Monday, February 13, 2012

serumit sinar

bahkan semua tulisan tak mampu terselesaikan
kisah yang sederhana menjadi rumit
dan candaan terpaut perasaan

kini sekelumit kisah menjadi beban
serumit mentari berjalan dalam diri
bernaung dan menanti
manakala ku kan menulis tanpa hati lagi
Dia tetap beri...

sungguh berat dan berarti
terhempas dalam keputusan tanpa jalan
Share:

Monday, January 30, 2012

motif membuka profil FACEBOOK

Tak ada lagi manusia yang merasa asing dengan kata facebook...
Terutama dikalangan pelajar, mulai dri SD, SMP, SMA, juga mahasiswa dan umum... Bahkan TK! (mungkin).
Walaupun mengaku bukan pengguna, tapi minimal... Mereka mengenal 'fb' (facebook) dengan baik dan jelas...

Right.. Enough vo the opening... Now let's go to the major point of this note..
Yang menjadi pertanya'an adalah...
'APA YANG MENJADI ALASAN SEORANG MEMBUKA PROFIL fb ORANG LAIN'(teman di fb).??

Berdasarkan hasil Survei didapatkan 3 jawaban yang 'dduga scara absolut' tepat:

1. Penasaran...
2. Iseng2 brhdiah...
3. Perhatian...

Deskripsi:
1. Dsbutkan penasaran jika kita mungkin melihat statusny/phto/post lainny yg dianggap unik... Atw dia yg trknal...
Juga dpt dsbabkan karena mukanya yg tba2 nongol di layar fb anda eg: friend request, people you may know, org yg mencolek or mngrim pesan pda anda...

2. Iseng2 brhdiah... Biasany dilakukan oleh makhluk jomblo kurang krja'n, yg brhrap bisa mndpat cwek 'semi murahan'... Yg mau dirayu dgn kta2 najis.. eg: hai maniss... Thanx y da cnfirm.. BTW anag mana ne, bleh minta nope g? (lngsung sksd getho. jijay...)

3. Perhatian..
Biasanya dilakukan untk PDKT atw jga mngtahui keada'n org yg 'mungkin' disaiiangi.. eg: kluarga, saudara, org yg djadikan tauladan, atw pacar,..
Juga dpt dijadikan sarana menyimpan perasa'n pda org yg kita prhtikn, or saiiangi... eg: anda telah putus dgn pacar anda, tpi anda masih menyayangi dn ingin tw ke'ada'nny.. Krn gengsi scra lngsung.
Jdi anda mmbuka profilny (melhat sttuz atw post lainny) dn biasany mmkai tmbhan kecil dgn memberikn jmpol anda.. (like)..

Smoga ada yg membaca dn mnyukainy... (dn berhati,hatilah jika pasangan anda sering mmbuka profil mantan2ny...)

hhahaha

di copy dari note fb : Bocup D'lucky-boy
Share:

GALAU end



Saya perhatikan lagi photo dalam senyumnya yang sungguh menawan. Bukan candaan, kali  ini saya benar-benar berfikir akan rasa ini. Ingin melangkah namun hati teriring bimbang dalam senyum penuh kepalsuan. Sesaat saya sadari, perasaan saya belum beralih,  dari tempat dimana saya meletakkan sebelumnya.

GALAU sampai kiamat.
Share:

Tuesday, January 10, 2012

GALAU 4


Saya bener-bener nggak nyangka setelah sekian lama berlangsung, dan dengan memakai banyak bintang seperti para (maaf) lelaki boyband sm*sh, so nice memproduksi sebuah iklan yang cukup merarik. Dengan hanya memakai satu bintang dan dengan konsep yang tidak terlalu kreatif seperti biasanya, iklan ini dinyatakan layak tonton oleh, saya.

Bukan! Saya bukan mau cerita tentang iklan indonesia yang sudah mulai neko-neko dan sengaja buat iklan buat nunjukin kalo apa yang mereka tampilin di iklan itu boong, bukan. Hari ini saya galau lagi. Galau menn galau...

Mungkin ini disebut karma. Karna tiap hari, pasti ada waktu dimana saya ngejek seorang temen saya yang badannya sekarang hampir nyamain gajah, bukan... bukan ngejekin badannya. Tapi ngejekin kisah dramatisnya waktu SMA dulu. Mau tau ceritanya? Panjang menn, intinya dia pernah disakitin sama cewek. Katanya sakit banget sampe mau mati, dia bahkan nggak bisa lagi ngerasain rasa lain selain sakit. Sampe makanannya dicampur bulu ketek juga nggak kerasa, ketika makanannya diganti bulu ketek semua juga nggak kerasa. Gila! Ampuh bulu ketek saya udah ada yang makan.

Nahh, kali ini saya emang nggak sakit hati tapi mendapat fenomena perasaan yang lain namun pada tempat yang sama yaitu hati. Galau bukan sembarang fenomena perasaan yang harus ditanggapi dengan santai dan tidak serius. Galau itu bisa menjadi penyakit yang kronis jika tidak segera ditangani dengan keputusan hati yang tepat. Dan sampe sekarang saya belum bisa mengambil keputusan yang tepat itu. Apa yang harus saya lakukan? Kekamar, tidur... ngorokk..

Setiap kali saya melihat mata yang besar dan bersinar itu, saya jadi inget sesuatu. Sesuatu yang selalu dekat dengan keseharian saya dan sangat saya butuhkan, bola lampu. Atas dasar kemiripan itulah timbul sesuatu mirip lainnya, yitu sifat kebutuhan akan dirinya. Disisi saya, disini, saat ini. Ohhh malang nasib anak muda.

Galau demi galau sudah saya lalui dan hari-haripun serasa selalu mendung, terlihat dari pakean saya yang udah tiga hari dijemur dan belum kering. Namun mendung yang sesungguhnya ada dihati ini, hati ini membutuhkan bola lampu itu untuk membuatnya kembali cerah. Hati ini membutuhkan hati lainnya untuk saling mengisi, mungkin saling bertukar empedu atau apalah... hati ini benar-benar kesepian karna tubuh ini hanya mampu menampung satu hati, bukan dua.

Sedikit miris waktu saya liat temen-temen saya semuanya pada telponan di malam minggu, tapi saya segera baik kembali ketika saya tau ternyata mereka semua pada ditelponin sama bapaknya. Bahkan saya sampe kaget, karna semua permasalahan ini membuat saya kacau. Ketika saya menggenggam rambut mencoba sedikit menjambaknya, rontok! Semua rambut digenggaman saya rontok. Apa separah inikah? Dan kemudian seseorang berkata, “mas tangannya jangan dikepala dong, ntar ikut kegunting lo”. Oh ya ternyata saya emang lagi potong rambut.

Tak ada cara menemuinya, tak ada cara menghubunginya, dan kalaupun ada saya pasti nggak berani untuk mulai. Tapi saya tak mampu terus berada dalam kegalauan ini, saya nggak mau jadi galauers salamanya. Baiklah, saya memutuskan untuk bergerak. (sembari memaju-mundurkan jempolkaki) ya, saya rasa saya sudah bergerak.

Sedihh banget sambil dengerin lagu peterpan dikamar sendirian. Suasana kayak gini nggak baik buat saya, kenapa? Karna suasana sepi dengan lagu melow peterpan ini membuat saya mengingat kasus Ariel-Luna.

Saya coba tidur, mimpiin dia. Saya coba nyanyi, eh kesebut namanya. Saya coba nulis, eh ternyata yang saya tulis tentang dia semua. Saya boker di WC, nggak! Sumpah saya nggak mbayangin dia. Keluar dari WC timbul pemikiran untuk ngelupain dia, dengan cara mengingat semua hal buruk tentang dirinya. Kira-kira apa ya?

Saya bayangin idungnya, nggak bagus, tapi imut.. bikin pengen narik-rarik. Bayangin bibirnya, indah bro, dengan warna merah yang bikin  inget teruss.. bayangin matanya, wow, bersnar terang menerangi jiwa ini.. bayangin rambutnya, panjang dan tertata bikin... bikin... ah... bikin tambah galau! It doesn’t work. I gotta forget her to survive but I can’t. I don’t wanna run away but I can’t take it I don’t understand, if I’m not made for U than why does myheart tell me that I am. Is there any way that I can stay, in your heart... I become so numb!

Makin hari makin jauh, makin GALAU.
Share:

SEBUAH KISAH SEDERHANA part 2




Mati aku kesiangan! Kataku langsung mematikan alarm dan bergegas ke kamar mandi, uh.. aku lupa lagi. Dari hari pertama tidak seharipun aku tidak lupa bahwa aku ini sudah lulus SMA sejak minggu lalu. Kepalaku sedikit pusing dan Mbak Surti masuk ke kamarku mengantarkan sarapan, artinya orang tuaku masih belum di rumah.

Semalam aku bermimpi, mimpi yang sangat aneh. Sepertinya aku membeli seorang wanita. Hahaha.. mungkin akan kulakukan suatu saat nanti. Kumakan lahap roti isi keju buatan Mbak Surti ini. Bukan bermaksud menjadi anak durhaka tapi roti ini terlihat seperti wajah kedua orang tuaku, membuatku makin lahap  memakannya.

Ingin kuisi hari-hariku dengan mengambil bimbel atau semacamnya. Tapi aku sudah diterima di salah satu perguruan tinggi negri yang, sangat-sangat berkelas. Jadi aku tak diperbolehkan mengambil bimbel apapun. Sial. Mereka tak memikirkan faktor lain selain pelajaran. Mereka tak mengerti rasana jadi seorang remaja tanpa teman.

Kucoba melakukan beberapa hal melelahkan agar mengalahkan lelahnya perasaanku ini. Kurombak kamar yang besar ini menjadi bentuk yang berbeda, lemari yang besar itu kupindahkan kesana-kemari, meja yang hampir tak dapat kugeser ini akhirnya juga berpindah tempat, mungkin sekitar 5 cm dari tempat semula. Kubongkar rak buku dan kususun kembali seperti orang gila. Melelahkan memang, dan akupun tertidur. Pulas...

Hampir saja aku tertidur sampai pagi kalau saja Mbak Surti tidak membangunkanku untuk makan malam. Ternyata orang tuaku sudah pulang, dan itu artinya aku harus duduk di meja makan bersama mereka. Sesuatu yang saat ini sudah sangat jarang terjadi. Aku bergegas mandi dan duduk berhadapan bersama mereka. Kami makan dengan sangat tenang, selesai makanpun sangat tenang. Hampir tak dapat kupercaya bahwa kami sama sekali tak berbicara. Sedikitpun tidak.

Aku duduk diranjang dan berfikir hal yang macam-macam. Entah mengapa suasana sepertinya menjadi sangat sunyi. Jangkrikpun tak bersuara. Aku menatap langit-langit kamarku dan entah mengapa aku menjadi sangat sedih. Aku terus menoleh keatas menghalangi air mataku untuk mengalir tapi tetap megalir juga. Apa benar mereka pernah menggendongku waktu aku kecil. Apa benar mereka pernah menggantikan popokku. Apa yang salah dengan hidupku ini.

Malam ini aku tak bisa tidur sampai pagi, kupandangi mereka yang bersama menaiki mobil mereka meninggalkan rumah ini. Kenyataanya aku hampir tak mengenal mereka. Terus kupandangi jendela ini mengarah keluar, memperhatikan orang-orang yang lalu lalang dijalan depan rumahku. Kadang ada yang berpasangan lelaki-perempuan, kadang ada yang bersama sekeluarga, kadang ada yang bersama anjingnya,  tak ada yang sendiri.

Mungkin aku sudah sampai titik batas emosiku hari ini. Tangan dan seluruh tubuhku seolah bergerak sendiri menyiapkan peralatan. Peralatan untuk hidup diluar rumah ini. Dalam sebuah tas besar dan satu kantong kecil. Jaket dan sepatu pun sudah kukenakan walau dengan fikiran yang masih kosong. Lengkap dengan topi untuk melindungiku dari terik. Satu hal lagi, kartu ATM.

Aku mengeluarkan kepalaku dari balik pintu kamar memastikan tak ada Mbak Surti di sekitar sini. Kutengok pos satam dari jendela juga sepi, sepertinya mereka sedang tidak di depan. Setengah menunduk kususuri dapur dan ruang tengah serta ruang tamu untuk menjaga agar Mbak Surti tidak melihat aku pergi. Setelah itu aku berlari sekuat-kuatnya menyusuri taman dan segera keluar pagar rumah itu. Maksudku, penjara itu. Mau kemana aku?

Kakiku melangkah saja tak tau mau kemana dan akhirnya berhenti di salah satu terminal kota ini. Setelah berfikir sejenak, kubeli satu tiket menuju, Jakarta. Siang dan terik panas membuatku begitu kepanasan. Tas besar inipun ikut membuatku lelah, lelah sekali. Aku mencari tempat duduk yang rindang dibawah pohon didekat seorang nenek yang berjualan bakwan. Ahhh, segar sekali. Bis masih berangkat 2 jam lagi dan suasana sejuk ini membuatku, tertidur...

Sial! Aku bangun dan bergegas menuju loket yang sudah sepi. Kuperhatikan sekeliling dan jumlah orang sudah berkurang drastis menjadi hampir dapat kuhitung dengan jari tangan ini. Aku terperanjat sejenak dan melihat kearah arloji dengan ragu. 18.00. hhahahaha aku tertidur selama 4 jam dan tertinggal bis. Hhahahaha sembari menyobek tiket dan menendang nendang batu dengan kesal.

Kubuka handphone dan terlihat 13 missed calls. 10 kali dari supir bis tampaknya, dan 3 kali, dari Ibuku. Ada beberapa sms juga dari Ibu dan ayahku yang menanyakan dimana aku sekarang, katanya mereka khawatir. Ingin muntah aku membacanya, khawatir tapi hanya mencoba menghubungiku selama tiga kali? Bahkan supir bis itu lebih khawatir padakau.

Sekarang harus kemana aku? Bingung akan kemana dan tak ada tempat menginap. Hari mendung, mungkin sebentar lagi akan hujan. Ingin rasanya aku menyewa sebuah kamar hotel, tapi itu akan menghabiskan uangku dengan cepat. Semakin cepat uang habis, semakin cepat aku kembali kerumah itu. Aku tidak mau.

Beberapa kali Hpku berdering lagi, kumatikan saja. Berisik. Kemudian aku mulai berfikir dimana tempat inap yang tak akan menyedot kantongku, sebelum aku mendengar suara adzan maghrib. Kusempatkan shalat berjamaah di masjid dengan beberapa orang yang nampaknya beriman. Bahkan kesempatkan sampai shalat isya, sebab tak ada tempat lain untung bernaung. Ingin bermalam dimasjid ini tapi aku merasa tak sopan, aku bahkan jarang menghadap-Nya.

Hari sudah benar-benar malam dan aku lapar. Tas ini berat sekali, dan kakiku hampir patah berjalan kesana-kemari tak tentu arah. Tak berapa lama setelah keluhan-keluahanku, hujan pun turun dengan santainya. Hampir saja membasahi seluruh tubuh ini beserta tas yang kubawa kalau saja aku tak cepat masuk kedalam taxi yang kebetulan melintas.

Saat masuk kedalam taxi aku memang tak memikirkan mau kemana, jadi sekarang aku bingung menjawab pertanyaan supir taxi ini. Karna tampangku yang mungkin kurang meyakinkan supir ini terus menanyai tujuan kami. Dengan sembarang jawab pun memberikan alamat rumah lamaku yang masih bertempat di kota ini.

Dalam perjalanan yang macet aku menyaksikan kota Surabaya ini yang ternyata cukup gemerlap di malam hari. Ada beberapa pasangan yang lalu-lalang dengan motor mereka, beberapa anak sekolah yang masih berseragam, sepertinya mereka keluyuran sebelum pulang. Ada juga segerombolan orang berkaos hijau dalam sebuah bak truk yang ramai. Truk itu bertuliskan bonex. Apa itu bonex?

Aku berhenti didepan rumah yang dulu pernah kutempati, sekarang rumah ini terlihat sangat kecil. Aku memiliki kunci cadangan rumah ini, mungkin ini tempat yang tepat untuk menginap malam ini. Orang tuaku pasti tak menduga hal ini. Kalau ada tempat yang mereka datangi untuk mencariku pastilah itu hotel.

Perlahan kubuka pagar tanpa suara. Tak boleh ada tetangga yang tau aku menginap disini sendirian, siapa tau mereka masih memiliki kontak orang tuaku. Atau mereka masih berhubungan dengan tetangga lama, segala sesuatunya harus berjalan dengan tenang.

Aku berjalan dengan sangat perlahan menuju pintu belakang rumah dan mencoba memasukkan kunci lalu kreeeek.... tiba-tiba pintu terbuka tanpa menggunakan kunci. Siapa? Orang tuaku kah? Atau pencurikah? Seketika itu jantungku hampir berhenti karna kaget. Ini tidak mungkin orang tuaku. Pagar depan masih dikunci dan lampu teras serta ruang tamu juga dimatikan. Hening sekali membuatku semakin takut untuk bergerak. Dengan sedikit keberanian yang tersisa aku mesuk lewat belakang dengan sangat pelan dan nyaris tanpa suara. Kulihat arlojiku dan waktu sudah menunjukkan pukul 22.00. dalam hatiku berdoa agar setiap langkahku dipenuhi keberuntungn, kabulkanlah doa hamba-Mu yang lapar ini.

Kulihat dapur dengan tatanan yang sedikit berantakan. Ada bekas seakan seorang baru saja memasak mie instan, semakin mengherankan dengan hanya menghidupkan lampu ruang tengah dan dapur saja. Tapi dimana orang itu? Ku periksa 3 pintu kamar yang ada tapi masih terkunci rapat. Mungkinkah ada seorang yang menginap disini selama ini secara diam-diam? Atau mungkin simpanan ayahku? Atau ibuku? Ahhh... berfikir kemana aku ini.

Kucari ia disetiap sudut rumah tapi tak ada orang. Hampir lega hati ini sebelum akhirnya terdengar suara air mengalir di kamar mandi. Ya ampun aku belum memeriksa kamar-kamar mandi. Jantungku berdebar kencang sekali, ini lebih mirip seperti film horror untukku. Manusiakah? Cepat kuambil payung yang ada didapur dan merapatkan tubuhku di dinding sebelah pintu kamar mandi.

Lagi kudengar air itu dengan suara yang lebih keras seperti orang yang mengayunkan dayung sedang mandi. Tak terasa keringat dingin mengalir disekujur tubuhku. Mataku begitu tajam sampai lupa untuk berkedip, begitu menunggu apa yang sebentar lagi keluar dari balik pintu itu. Mulutku komat-kamin tak karuan dan terdengar seperti mantra.

Sepuluh menit sudah aku berdiri kaku menunggu sesuatu itu keluar namun belum juga keluar. Apakah benar ada sesuatu dikamar mandi? Bagaimana kalau ternyata kamar mandi ini kosong, lalu suara apa barusan? Haruskah kudobrak saja, atau aku teriak saja agar banyak orang yang datang kemari dan mengeroyok bersama-sama, tapi dengan begitu mereka akan mengetahui kalau aku disini. Lama aku berfikir, kulihat arloji menunjukkan pukul 22.20. kemudian tiba-tiba pintunya terbuka!

Dengan cepat aku berbalik kedepan pintu dan mengayunkan payung kearah seorang... lemas sekali lenganku yang kaget menghentikan ayunan tangan ini. Seorang wanita yang sangat-sangat cantik dengan perawakan yang putih menggunakan handuk saja berada didepanku saat ini. Sedikit lebih rendah dariku dan rambutnya basah berwarna hitam. Tangannya menutupi mulut yang seakan menjerit dan wajahnya berekspresi sangat takut. Aku bengong antara perasaan bertemu bidadari seperti mimpi, dan kaget setengah mati. Kami saling berhadapan dengan waktu yang sepertinya berhenti. 

Bersambung....

Share:
Powered by Blogger.

Contributors

Blog Archive