Stories and Sh*t

Sunday, June 17, 2012

Artikel kosong Yang Hina

Saat sepi merudung diri, teringat akan semua janji yang tak mampu kutepati. Bukan... bukan aku, tapi kita. Walau hingga berhenti denyut nadi ini, kutau kau takkan kembali. Dan aku disini menanti dalam sepi. Rasakan kematian gerogoti diri. Kutau nyaliku ciut. Kutau tak pantas ku saat ini bahkan hanya untuk bermimpi memilikimu. Namun dahagaku akan senyum manismu selalu membuatku terpaku, dan mampu beri seribu alasan... 'Mengapa aku harus menunggu'. Kini semua memang terlihat palsu. Kau pergi dan kita tak bersatu, namun selalu ada harapan bagi mereka yang bernaung dalam kesabaran. Apakah aku bodoh? Tidakkah ini hanya sebuah rasa dalam jenaka remaja yang belum kenal dunia? Lalu kenapa ini bertahan begitu lama? Kita dan semua yang kita inginkan adalah kita dengan semua yang kita fikirkan. Maka kucoba tuk menepi dan biarkan aotakku memikirkan hal-hal lain. Kau tau? Aku semakin hancur. Dan jika kau tanya mengapa Aku berdiri terdiam tanpa melakukan apapun, itu karna semangat dalam diriku tlah lama menguap bersama angan yang selalu hilang. Itu karena Aku yang bukan aku mencoba untuk menjadi hal lain yang tetap bukan aku. Akankah sekedar kau lirik aku disini.

jangan terlalu difikirkan ini hanya artikel kosong. yang hina.
Share:

0 comments:

Post a Comment

at least, tell me your name to respond your coments, thanks.

Powered by Blogger.

Contributors