Stories and Sh*t

Thursday, January 3, 2013

road to 2013 ~ another silly story


Karena aku bukan seorang dokter ataupun detektif. Aku tak dapat mendiagnosa apa lagi mengira-ngira. Jadi lakukan apa yang ingin kau lakukan, dan aku hanya akan memperhatikan. (sebuah ungkapan mini penuh arti, yang tak akan pernah diceritakan sepanjang taun ini).

Well, nggak pernah saya sangka kesialan terulang lagi pada pergantian taun selanjutnya. Yahh.. taun ini. Dan ini bukan cerita fiktif. Sama halnya seperti road to 2012 dan road to2012 part 2, ini kisah nyata. Nggaaaak nggak senyata itu, masih ditaburi sedikit bumbu hiperbola.
Kesialan bermula dari rencana taun baru yang lagi-lagi bakal kami abisin buat ngisi waktu di kota metropolitan Palembang. Waktu itu…. Yang bikin rencana sih saya dan my beloved fuckin’ fat 100kg friend bul-bul (@harianto94). Dan itu kami lakukan atas dasar kesadaran bahwa kami sama-sama bokek. Sorry bung, ini bukan cuma akhir bulan. Ini akhir tahun!
Nggak kehabisan akal kamipun berencana make duitnya bank dunia dulu buat biaya mejeng selama kami tinggal di Palembang nanti. Buat yang belum tau, saat ini bank dunia di hidup saya itu si arab mesum (@irwinnast). Yeaaa.. here we come, Palembang city!

Agak capek dijalan dan sayapun ketiduran, bul-bul? Oh tentu saja si gendut itu lebih pulas.. dan tanpa disangka, ketiduan menjadi hal yang seharusnya diharamkan buat kami saat itu. Masalahnya adalah, si Arab mesum belum minjemin duitnya, dan dia turun di tempat yang berbeda. Dia mampir ke rumah familynya dulu.
Oke, dia turun duluan… kami tidur. Saya bangun dan menenangkan diri. Lalu mulai Tanya sama si gembul. Dia udah minjem duit apa belum. Belum, fine. Saya mesih sedikit tenang dan berfikir kalo saya mesih memiliki sejumlah uang di dompet.

Oke saya mulai panik.

Kamipun mulai memutar rencana, karna keuangan tidak memungkinkan kami memutuskan buat nginep di rumah salah satu teman kami yang bernama 4n (@alfuqaan94). Ehm, ibunya mr 4n ini, adalah seorang dosen. Dan ini lagi musimnya ujian akhir semester. Apa yang terjadi?


Kembali jadi anak kost.

30 desember 2012. Si boss alias bank dunia belum dateng, tapi kami udah mulai bosen dirumah, jadi kami jalan-jalan ke International plaza, yaaa International. Dan ini bener-bener Cuma jalan-jalan. Tuh.. saya garis bawahi.
Sekian lama berputar-putar, akhirnya kami sampai pada satu tujuan yang memang sudah seharusnya. Apa lagi kalo bukan…


dan itu juga masih nggak beli!

Trus diapain. Mau tau? Kalo taun kemarenkan Cuma dibawa kekamar pass terus buat foto, tarok lagi deh.. nah kali ini kami coba buat lebih sadis, karna kebetulan kami abis makan pempek dan sedikit berkeringat. Ambil baju, bawa ke kamar pass.. lap muka, lap mulut. Tarok lagi deh. Beberapa diantara kami ada yang ngelap telapak kaki. Sadis abisss.
31 desember 2012, malam. Bank dunia sudah bersama kami dan uang bukan menjadi masalah besar lagi. Teman ada kendaraan ada, dan kami pun konvoi beramai-ramai. 1 kamera dengan 14 personil manusia, ternyata bukan ide yang bagus. Ini membawa kami, mengulangi kesialan taun kemaren. tentu saja kamera yang dimaksud bukan kamera sembarangan.
Tanpa kami sadari, pergantian taun sudah dekat dan kami sekarang masih berada di kfc kambang iwak, tanpa kamera. Setelah dihitung memang personil kami ada yang kurang. Mulai koordinasi, 5 diantara kami sudah cabut ke bkb yang jaraknya cukup jauh dari sini. Sialnya, mereka bawa kameranya.
Niatnya mau nyusul, tapi pada detik-detik terakhir seperti ini sudah dapat dipastikan bahwa motorpun nggak akan bisa lewat.
23.50 kami pun memutuskan berjalan secepat mungkin. 23.55 kami berlari.. 00.00 tanggal 1 Januari 2013, lagi-lagi kami melihat kembang api berluncuran keangkasa dari tengah jalan. Dengan posisi letih dan muka dekil.
Baiklah… selamat datang 2013, semua orang berbahagia dan berfoto bersama pasangan mereka. Saya?


saya harap masih bisa menjadi normal di 2013 ini. LOL
Share:

0 comments:

Post a Comment

at least, tell me your name to respond your coments, thanks.

Powered by Blogger.

Contributors