Stories and Sh*t

Saturday, February 16, 2013

tentang tv


                Sejak saya memiliki ingatan ini, saya tau saya menyukai satu hal yang paling sering dilakukan orang-orang malas seperti saya. Menonton televisi. Bahkan iklan-iklan yang menarik kayak… tori-tori.

            Menonton televisi selalu menyenangkan. Walau terkadang semua acaranya itu really-really suck. Tapi selalu ada sisi asiknya… mungkin.

            Menonton acara televisi itu bisa mempangaruhi psikologi seseorang loh, contohnya… pas kita nonton berita artis yang make narkoba, kita mendadak benci sama dia. Padahal sebelumnya kenal aja nggak. Pas kita nonton acara Panji si manusia ular. Tiba-tiba kita paranoid sama ular. Nah.. pas kita nonton entertainment yang lagi heboh soal Ariel-luna, kita langsung search filmnya.
            Bener kata para ahli yang mengatakan bahwa media televisi itu, sangat berpengaruh dalam hal membangun kepribadian seorang individu. Contohnya ada dua temen saya yang saya nggak tau bentuk kepribadiannya gimana. Mereka ini nggak suka sejarah, bukan pahlawan, dan juga nggak percaya dengan hal-hal mistis. Salah satu dari mereka bahkan kuliah di fakultas ilmu komputer. Herannya… pas kami sama-sama nonton tv, sementara di trans 7 ada on the spot, di global ada ice age, di trans tv ada super trap, mereka milih nonton mnc tv.. raden kian santang.
            Ada juga stasiun tv yang terlihat lucu, atau mungkin kurang pintar, atau mungkin agak idiot. Jujur saya bukan penggemar ac Milan, tapi saya harus mengungkapkan fakta bodoh ini. Kalian tau dong film di I*dosiar yang ada elang-elang atau kadal raksasa kartun itu? Waktu itu, ada match liga italia yang seharusnya disiarin oleh stasiun tv tersebut, salah satu timnya ya Ac Milan. Tapi entah kenapa, I*dosiar malah nayangin film yang tadi itu. Aspek mana yang mereka pertimbangkan? Entahlah..
            Kelucuan selanjutnya adalah metode sensor film yang keterlaluan. Ini nih, kerjaannya lembaga sensor film Indonesia yang sangat nggak saya dukung. Saya nggak masalah ya kalau yang disensor itu adegan mesum. Tapi ini adegan tonjok-tonjokan di film action “the raid”. Filmnya itu ditayangin tengah malem, udah ada tulisannya dewasa. Masih aja disensor bagian tonjok-tonjokannya. Terus saya nonton apaan!
            Well that’s all. Saya mau nonton tv dulu.
Share:

0 comments:

Post a Comment

at least, tell me your name to respond your coments, thanks.

Powered by Blogger.

Contributors