Stories and Sh*t

Monday, April 22, 2013

even if it is meaningless


            Saya tak pernah memungkiri bahwa kamu ada, dan pernah hadir. Meskipun saya mulai bingung, perasaan apa itu dulu? Mungkin masing-masing dari kita juga mulai mengerti, bahwa apa-apa yang dulu kita lewati tidak semudah apa yang telah kita ucapkan. Tapi sadarilah… bahwa perasaan itu benar adanya. Meski tak suci, namun tanpa dusta.
            Siapa yang tau tentang perasaan, terkadang ia menua jauh lebih cepat dari umur yang kita miliki. Terkadang, ia awet muda sampai liang kubur datang menanti. Semua hal nyata yang pasti tersisa adalah kenangan. Beberapa orang menganggapnya lucu ketika mengingat-ingat kembali, beberapa lainnya mencoba memahami… apakah itu dulu, nyata?



            Semua itu adalah nyata, apa yang pernah kamu (dan saya) rasakan adalah nyata. Ingatlah itu walau kini kita tak mampu bahkan untuk sekedar menyadarinya. Bahkan, jika kita berpaling dan memandang semua ini dari sudut yang miring, ini tetap terjadi. Sekeras apapun kita menghapusnya, perasaan itu pernah terjadi. Sampai kapanpun… itu telah terjadi, dan seterusnya akan begitu.
            Saya menghargai kamu, dan saya mengerti bahwa saya tidak cukup mengerti apa yang sebenarnya sedang kamu lakukan. Saya tau kita yang dulu tak mungkin kembali, tapi bisakah kamu sesekali hadir? Saya tidak merengek, saya juga menghargai diri saya sendiri. Saya tidak memohon. Hanya meminta, secara terbuka… dan saya belum bisa memastikan apakah ini tulus. Maka saya juga tidak memaksa.
            Satu… dua… tiga… ya, dan pada akhirnya saya akan mengingat lagi angka 13 ini. Tahun ini, yang kembali menghiasi imajinasi… yang dulu milik kita. Saya sadar sepenuhnya apapun yang saya tulis mungkin tak akan berpengaruh, ketahuilah saya tak mengharapkan apa-apa. Hanya ingin mengingatkan, “even if this date is meaningless to everyone, I don’t forget.”
Share:

0 comments:

Post a Comment

at least, tell me your name to respond your coments, thanks.

Powered by Blogger.

Contributors