Stories and Sh*t

Thursday, April 11, 2013

*syarat dan ketentuan berlaku


*syarat dan ketentuan berlaku


            Akrab nggak sama kata-kata itu? Di Indonesia tercinta ini sih semuanya gitu. Jangankan yang gratis, yang harganya mahal aja masih pake kata-kata itu. Contohnya ni, baju kemeja di mall harganya 200 ribu jika dan hanya jika, kalian belanja diatas satu milyar. Serem kan?
            Mendingan ini kalo syaratnya cuma satu. Biasanya ni, syarat sengaja dibuat supaya kita males memenuhi syarat itu. Endingnya… kita pake cara regular. Coba deh, kalian perhatikan iklan-iklan bonus di kartu sim hape kalian. Merk apa aja. Yang satu bonus nelpon satu jam setelah nelpon setaun. Yang lainnya bonus 1000 sms mulai dari jam 00.00 sampe 03.00, itupun harus ke operator yang sama dengan nomer yang ujungnya 03 aja. Fuiiihhhh…
            Nggak semuanya ribet sih, tapi kebanyakan gitu. Entah apa yang mereka fikirkan. Tapi kalo saya sih, bakalan kapok ke tempat yang seperti itu. Sebenarnya nggak ada salahnya, karena cara pemasaran masing-masing orang itu beda. Bahkan pasar mereka memang beda, walaupun bidangnya sama. Contoh ni, 4 diantara kalian sama-sama jualan baju. Satu orang jual merk, walau kualitas standard, tapi itu kw baju merk terkenal seperti jersey klub sepak bola. Satu lagi, jual murah… walau nggak bermerk dan kualitas yang sama-sama standard, bajunya tetep laris karna harganya murah seperti kaos. Nah yang lain, jualan kreatifitas… ini jenis-jenis baju yang sering buat oleh-oleh seperti ”I love Timor Leste” dan lain-lain. Yang terkhir? Yang nggak tau mau jualan apanya, jadi dia buat tulisan besar-besar di depan tokonya… “diskon up to 75%” dengan sedikit selipan kecil *syarat dan ketentuan berlaku. Nah… ini nih si biang kerok.
            Sebagai konsumen di masa yang modern ini, kita harus cerdas dan cermat. Kita harus bisa membedakan mana yang diskon asli, dan mana yang kerjanya Cuma ngejebak doang. Contohnya lagi nih… kalo si penjual es cendol menuliskan harga diskonnya, “es cendol harga Rp. 1000,- setelah beli 1000 gelas.” itu jangan. Karna kaian bisa kembung. Nah kalo dia tulis “Rp. 1000,- setelah beli 2000 gelas.” Itu baru beli. Trus kalian jual lagi, jadi tukang cendol deh..
            Segitu aja dulu, saya mau hunting diskon juga soalnya.
Share:

0 comments:

Post a Comment

at least, tell me your name to respond your coments, thanks.

Powered by Blogger.