Stories and Sh*t

Tuesday, September 24, 2013

this is me

Adalah sebuah sore cerah yang biasa pada hari yang tak kalah biasa dimana aku menyadari jauh dalam diri ini dan benar-nemar tulus sesaat setelah aku melupakan zuhur yang jelas tak seharusnya kulakukan tapi… aku hanyalah seorang yang tak lebih dari bukan apa-apa. apakah aku menjadi sebuah naga yang menyemburkan api panas dipuncak bukit dan membuat semua orang tunduk memberikan apresiasinya padaku, ataukah aku hanya akan menjadi bagian kecil dari segerombolan semut luar biasa yang tetap saja kecil dan tak terlihat dan tertindas dan trerabaikan, siapa yang tau….
Seringkali aku berfikir bagaimana aku selalu menghabiskan waktu untuk membuat semuanya harus berputar diotak ini dan tanpa aku sadari aku tak melakukan apapun. Namun saat aku mengetahuinya, aku tetap berfikir. Apa? apa yang akan menjadi masa depanku setelah ini, dan apakah benar aku satu-satunya orang yang akan menentukannya dengan upayaku sendiri. Atau aku bisa duduk dikursi terdepan menyaksikan pertunjukan berlangsung dan menanti keajaiban datang membawa kebahagiaan padaku seperti biasanya? Belum kuputuskan, ya. Tapi aku sering memikirkannya, dan semakin aku memahami hal ini, semakin aku menyadari betapa payahnya diriku.

Bukannya tak melakukan pergerakan sama sekali, kalian tau aku menulis banyak hal dalam blog ini. Tapi ada satu hal yang mungkin kalian sadari atau mungkin juga tidak, bahwa terkadang aku menuliskan hal yang sama, bahwa terkadang aku tidak menyelesaikan apa yang telah kutuliskan, bahwa aku selalu tak mampu menyelesaikan apa yang seharusnya sudah kumulai dengan baik. Cepat beradaptasi, cepat belajar, tapi tak mampu bersaing. Lalu kalah, terbuang, tertinggal, dan berakhir pada tulisan yang mungkin hanya menjadi konsumsi orang-orang salah klik pada kolom pencarian google. Apapun itu, itulah aku… dan disinilah cerita ini dimulai, apakah ini akan menjadi sebuah kisah besar yang memiliki halaman akhir didalamnya? Atau semua ini akan kembali menjadi onggokan berdebu sebuah project gagal yang setidaknya puluhan kali menjadi rencana baru dengan konsep gagal yang sama setiap waktunya. Bagaimanapun itu, biarkan jari ini berada diatas keyboard, dan mulai kembali mengukir kisah dan nama-nama…. I am Bocup, this is me….
Share:

0 comments:

Post a Comment

at least, tell me your name to respond your coments, thanks.

Powered by Blogger.

Contributors