Stories and Sh*t

Monday, May 5, 2014

just do it

                       Saya bukan tipe orang yang suka berpetualang atau bahkan seorang pekerja keras… tapi saya pernah mengalami hal seperti digigit pacet sampe darahnya meluber kemana-mana. Saya juga pernah bekerja sebagai seorang penjual Koran. Bahkan, Koran yang kurang laris. Bisa dibilang tidak sebegitu laku. Walau begitu, tetap saja saya bukan seorang petualang atau pekerja keras.

            Sungguh hal simpel yang sangat amat sulit disampaikan. Iya, motto dari salah satu brand olahraga terkenal yang biasa bilang “just do it!” itu loh… mau saya jadikan tema tulisan saya malem ini. Entah bagaimana persepsi yang akan saya berikan pada kalian untuk melihat hal tersebut dengan lebih jelas. Persepsi? Ah ya… persepsi.

            Sama halnya seperti yang saya tuliskan pada paragraph pertama, saya akan mengatakan saya bukan orang yang gemar membaca. Tapi saya sudah membaca buku harry potter yang tebal itu, novel yang terkenal super romantis notebook bahkan dalam bahasa inggris, dan sampai mitologi yunani yang entah mengapa juga pernah saya baca. Tetap saja, saya bukan orang yang gemar membaca.

            Apa yang saya coba sampaikan adalah… perspektif, persepsi, cara pandang. Kamu bisa menjadi apa saja, atau kamu bisa menjadi bukan siapa-siapa… tergantung dari cara kamu melihat dirimu sendiri. Tapi sebelum kamu melihat, “just do it!”.

            Kalo kamu pernah tersesat di hari-hari kalian dan punya hal yang harus dilakukan namun mungkin terlalu banyak dan sialnya, kamu tak menyukai bidang yang sedang kalian salami ini. ambil saran ini. kamu adalah orang tangguh yang sudah sampai ke tahap ini. tenang… dan baca baik-baik.

1.      Stop dan lihatlah…
Mungkin kamu perlu berhenti sejenak dan ambil nafas dalem-dalem. Keluar dari ruanganmu yang nyaman walau agak berantakan itu. rasakan hangatnya matahari atau desiran angin malam yang menerpa kulitmu. Sapalah seseorang dan katakana betapa indah hari ini.

2.      Mulai susun rencana
Bukan… jangan mikirin hal-hal besar dulu. Pikirkan beberapa langkah kecil untuk kamu menjalankan hari ini. semuanya akan baik-baik saja. Mulai dari hal yang paling dekat yang harusnya kamu lakukan setidaknya 5 kali sehari juga jalan yang cukup bagus.

3.      Terus lanjutkan
Terus hidupi hari-hari kamu dengan keadaan sadar. Jangan sering-sering mimpi saat kamu tidak tidur. Ini adalah hari yang cerah dan kalian akan menjalaninya secara langsung. Kalau kamu mulai bosan dengan pekerjaan, ambil udara segar dan berjalan keliling rumah atau apalah… tapi jangan mimpi sambil melek. Kecuali kamu benar-benar tidur.

4.      Ingat
Pasti ada saatnya beberapa rencana kecil kamu gagal dan semuanya terlihat berantakan. Kamu mungkin terlihat sangat kacau saat ini tapi kenyataannya tidak begitu. Ingatlah apa rencana besar kamu. Ingatlah apa saja yang sudah kamu lalui selama ini untuk mencapainya, kesalahan itu bukan apa-apa melainkan bentuk jalan yang harus dibangun. Kamu sudah luar biasa selama ini dan akan terus begitu.

5.      Berterimakasihlah
Ada banyak orang yang tidak bisa melihat betapa indah hari ini. ada banyak orang yang tidak bisa menggandeng tangan orang yang mereka cintai. Ada banyak orang yang bahkan tak mengerti kenapa dia ada. Bersukurlah jika itu bukan kamu.

Tak peduli kamu meliahat seperti apa dunia ini, bagaimana kamu memandang dirimu sebagai salah satu bentuk yang berada di dalamnya. Jangan Cuma tertegun disitu. Ayo bergerak dan lakukan sesuatu. Kita semua bisa melakukan sesuatu. Lakukan untuk diri kita sendiri. Lihat nanti bagaimana dunia melihat kita.
Share:

0 comments:

Post a Comment

at least, tell me your name to respond your coments, thanks.

Powered by Blogger.