Stories and Sh*t

Sunday, September 28, 2014

will you?

Untukmu yang datang mengisi hariku dalam diam. Aku memandangmu dalam setiap kesempatan, memperhatikan. Menimbang dan sedikit demi sedikit, menghapus keraguan. Menebak serta mengisi kekosangan dengan harapan. Harapan... bahwa jika memang benar, jalanku jalanmu satu. Maka kita akan segara padu, menyatu dalam syahdu.
Kau bagai langit, yang ada diatas sana namun tak menyadari betapa cerah dan mendungmu selalu menawan. Betapa semua orang mengagumi dan bergantung padamu. Betapa indah dirimu. Betapa... oh betapa.
Aku yang hanya semut pengelana, dengan tubuh mungil dan sedikit waktu. Betapa pandanganmu akan teralihkan sekeras apapun kau memperhatikanku. Namun benar aku megagumimu, namun benar aku mencoba meyakinkan bahwa aku mampu menggenggam pandanganmu itu, lihatlah aku yang berhenti tuk mengalihkan langkah, menggampaimu.
Kau dan aku...
Izinkan aku menggenggammu, membawamu kejalan dimana keraguan tak lagi hadir. Menggantikan memori sakit masa lalumu, dengan segenap kisah baru. Meniti sedikit demi sedikit rasa percaya dalam sebuah komitmen dan janji-janji. Ya, aku selalu menyayangimu... dan akan terus begitu.
Kini, percayakan senyummu, tawamu, tangismu, kesempurnaan dan ketidaksempurnaanmu itu, padaku

Will you?
Share:

Saturday, September 6, 2014

negative habit yang bikin susah move on


                Apa yang kita fikirkan tentang keburukan-keburukan yang sudah sudah kita lakukan, membuat kita tetap berfikir dijalan itu. Pada akhirny, ekspektasi atau prediksi kita tentang kelakuan orang yang (mungkin masih) kita sayangi saat ini ya seputar hal-hal buruk itu saja. Padahal belum tentu. Ini nih... negative habit yang biasanya sering membuat kita susah move on. Sorry mungkin konten bacaan blog ini nanti agak dewasa, tapi ya memang intinya kesitu.

            Misal nih... kamu pernah punya pacar yang sangat kamu sayangi, tentunya juga sangat sayang sama kamu. Dulu, kalian masih terlalu labil untuk melihat batasan cinta dan kasih sayang itu dengan jelas... makanya perlahan-lahan kalian mulai keluar jalur, dan menapaki jejak-jejak yang menyenangkan itu. Alias mesum-mesum dikit (atau banyak) atau apalah...
Share:
Powered by Blogger.

Contributors