Stories and Sh*t

Tuesday, November 26, 2019

The Log

EPISODE 1


Aku berdiri di ujung tebing. Mencari ujung dunia di balik cakrawala. Melihat di kejauhan tempat mentari mulai terbenam. Di bawah tebing sudah mulai dirayapi gelap. Perlahan namun pasti gelap itu merayap dan menggapai ke arahku juga. Disini, di atas tebing.

Tercatat sudah 63 hari aku melakukan perjalanan entah dari mana menuju kemana. Setiap malam diisi dengan langit yang penuh bintang dan setiap siang adalah cerahnya mentari. Dua bulan lebih... aku tak melihat hujan atau kekeringan. Tidak ada hewan kecuali badak, serigala, dan kelinci. Kelinci, yang sangat mudah di temukan dan menjadi makanan favoritku beberapa hari ini. Jika aku tidak menemukan jenis tumbuhan yang bisa di makan, maka kelinci siap mengisi perut lapar.
Aku menyiapkan tempat tidur di atas tanah yang memiliki rerumputan kering di atasnya. Sambil duduk santai bersandar pohon kering yang telah tumbang, aku memandang ke arah korek zippo milikku dan api unggun yang cukup hangat di hadapanku. Zipp… zipp.. tanganku sambil memainkan korek itu tanpa benar-benar menyalakannya. Pandanganku mulai teralihkan pada malam cerah yang lagi-lagi bertabur bintang. Sebab aku juga tidak tau arah… maka bintang pula yang  menjadi satu-satunya patokan disetiap perjalananku.
Sebelum tidur selalu aku sempatkan mengisi buku catatanku. Sebuah log kecil tentang perjalanan setiap harinya. Hari ke – 63. Tidak terjadi apapun dan aku mulai bosan.

Share:

0 comments:

Post a Comment

at least, tell me your name to respond your coments, thanks.

Powered by Blogger.

Contributors